Tuesday, December 07, 2010

STOP WRITING!! 

ternyata tulisan saya useless semua. 

Saturday, December 04, 2010

Tanpa Orang Ini, Handphone Tidak Akan Pernah Ada


”Tanpa penemuannya, tak akan ada orang yang melenggang sambil menelepon dengan ponselnya. Ia telah membuat bisnis (ponsel) terbentuk dan menjadi bisnis.” (Frank Vigilante tentang Amos Joel Jr, penemu ”switching” ponsel, ”New York Times”)

Peradaban manusia modern tak terelakkan lagi bertumpu pada dua penemuan teknologi yang amat berpengaruh, yakni internet dan telepon seluler (ponsel). Kedua teknologi di atas kini menjadi andalan manusia dalam berkomunikasi, berkarier, berbisnis, dan aktivitas lain.
Dalam hal internet, orang mengenal tokoh-tokoh penemunya, seperti Bob Taylor, ahli psikoakustik dan Direktur Program Riset Komputer di Defense’s Advanced Research Project Agency (DARPA) tahun 1966.

Pada masa itulah Taylor mendapat ide untuk menghubungkan komputer- komputer dalam jaringan. Selain Taylor, ada pula Larry Robert, pionir jaringan komputer di Laboratorium Lincoln, Massachusetts Institute of Technology (MIT), satu-satunya ilmuwan di AS yang dianggap bisa mewujudkan jaringan yang dibayangkan Taylor. Tentu saja ada Vint Cerf dan kawan-kawan dari University of California, Los Angeles.

Sementara itu, dari dunia komunikasi seluler, ada nama penemu ponsel Martin Cooper yang saat itu 35 tahun silam, tepatnya 3 April 1973 bekerja di Motorola. Orang masih bisa menyimak impian Cooper, yang antara lain membayangkan ponsel ukuran kecil, dipasang di balik telinga, dan secara otomatis menghubungi nomor seseorang manakala penggunanya berniat menghubungi nomor tersebut.

Tetapi, fokus kali ini bukan kepada Cooper, tetapi pada sosok lain yang juga berjasa besar dalam perkembangan komunikasi seluler. Tokoh ini tidak lain adalah Amos E Joel Jr, pionir sistem penyambung (switching) ponsel dari satu wilayah sel ke wilayah sel yang lain. Switching ini harus bekerja ketika pengguna ponsel bergerak/berpindah dari satu sel ke sel lain sehingga pembicaraan tidak terputus.
Karena penemuan Amos Joel inilah penggunaan ponsel menjadi nyaman.
Selain sistem switching ponsel, yang dipatenkan dengan nomor 3.663.762, Joel juga ambil bagian dalam pengembangan traffic service position system (TSPS) yang digunakan untuk mengotomatiskan pekerjaan operator telepon dan automatic intercept system (AIS) yang diciptakan untuk menangani panggilan ke nomor tak aktif secara otomatis.

Penemu besar

Amos Joel Jr yang lahir di Philadelphia, 12 Maret 1918, memang diakui dunia sebagai pakar di bidang switching. Ia mendapat ijazah bachelor (1940) dan master (1942) dalam teknik elektronik dari MIT.

Tidak lama setelah studi, ia memulai karier selama 43 tahun (dari Juli 1940-Maret 1983) di Bell Telephone Laboratories, tempat ia menerima lebih dari 70 paten Amerika di bidang telekomunikasi, khususnya di bidang switching.

Joel—yang tahun ini masuk dalam National Inventors Hall of Fame—tutup usia Sabtu, 25 Oktober, di rumahnya di Maplewood, New Jersey, dalam usia 90 tahun.
Pengguna ponsel di seluruh dunia kini dapat merenungkan, apa arti sumbangan Joel dalam peradaban seluler dewasa ini. Ini disimpulkan oleh Frank Vigilante, yang pernah menjadi salah seorang penyelia Joel di Bell Labs dalam kutipan di atas.

Pelajaran bagi penemu

Joel bisa menjadi penemu besar tentu karena memiliki kepandaian tinggi, tetapi selain itu juga ada kepiawaian lain. Ternyata sejak kecil Joel suka otak-atik barang elektronik.

Sebagai anak laki-laki, tutur Andrew Martin dalam obituarinya di New York Times, Joel acap merakit sistem komunikasi untuk teman-temannya, menggunakan perlengkapan telepon tua yang ditinggalkan dalam apartemen kosong. Ia juga mencoba membuat switching sederhana.

Ketika menuturkan kembali kariernya kepada koran The Star-Ledger di New Jersey beberapa bulan silam, Joel menyebutkan, hal-hal yang ia kagumi semasa kecil dan itu adalah penyambung (switch) pada kereta listrik mainannya dan pesawat telepon putar (dial) pertama yang ada di rumahnya.

”Saya ingin tahu, bagaimana barang-barang itu bekerja,” tuturnya.

Ketika masih di perguruan tinggi, ia bertemu dengan istrinya—Rhoda Fenton—yang lalu ia ajak ke ruangannya untuk melihat paten-paten yang ia kumpulkan.

Seusai kencan, Fenton mengira Joel sinting, tetapi akhirnya ia menerima Joel dan keduanya menikah selama 58 tahun.

Selain senang mengotak-atik alat komunikasi, Joel juga senang mengajar. Setelah Perang Dunia II, ia mengembangkan dan mengajar kursus mengenai sistem switching dan perancangan sirkuit, sampai akhirnya ia menemukan alat tagihan telepon otomatis pertama.
Atas jasa dan sumbangannya, Joel pernah mendapat penghargaan Inventor of the Year oleh New Jersey Congress of Inventors, dan menerima penghargaan paling tinggi Institute of Electrical and Electronic Engineers (IEEE), yakni Medal of Honor.

Penghargaan lain yang pernah ia terima adalah Kyoto Prize in Advanced Technology (1989) dan National Medal of Technology (1993) serta Stuart Ballantine Medal dari Franklin Institute.

Ketika komunikasi ponsel menjadi demikian vital dalam peradaban sekarang ini, sumbangan Amos Joel patut dikenang dan kebiasaannya menggeluti teknologi dan itu lalu menghasilkan penemuan yang bermanfaat bagi umat manusia, sungguh patut ditiru.

Satnite w/ Imeh

Hari ini kabarnya pulang jam 9. Cuma 4 jam pelajaran dan semuaanya gaada guru. Saya duduk aja di bangku guru ngerjain lks Pkn bareng Imam & Devy waktu yang lain sibuk ngerjain seni. Saya bercandaan sama haikal, sama devy, sama eka, sama yang lainnya di bangku guru. Basecamp sayakalo gaada guru sambil nge-charger hape. hahahaha seneng sama mereka. seneng karena saya ga pernah ga ketawa sama mereka. Hehehe. Hem, hari ini. pulang sekolah ulangan fisika. Padahal udah saya jadwal buatrapat OSIS.Buat yang satu ini saya ga bisa konsist. Orang sekelas ulangannya. Dan ibu ga nyediain susulan. Sempet dimarahin bu Nurhadini sama pa Abdul. Hahahaha kelas kita aja yang ga pulang.Padahal hampir semua ruangan udah di beresin buat ujian senin besok. Terus saya anter Imeh ke wc buat nyuci palet sama benerin kerudung dia. Abis itu balik, tapi nyimpang dulu ke ujung berung buat nganterin kolang-kaling ke bi ii karena kemaren gaada siapa-siapa disana, dan dikasih duit :D

Pulang lewat panyileukan ke rumah Imeh yang di warnet buat bawa baju gantinya dia. tapi katanya dia gamau mandi disini. Inginnya dirumah Alif. Yaudah saya nurut aja.. Abis itu ke rumah saya dan ke rumah alif. Ke rumah saya buat nunggu saya mandi dan gantibaju pake batik oblong yang saya beliwaktu saya kabur ke Jogja. Aga ngantuk dan males waktu nunggu Imeh mandi. Mungkin karena jamudah nunjukin angka dua. Pas hari panas-panasnya disini. Tapi yah mau gimana lagi. Saya gaenak sama Charissa yang terus-terusan mikir kalo saya marah padahal saya engga. Saya cuma gaada topik bahasan sama dia. Saya lagi gasuka ngomong hari-hari itu. Jadi saya tonton charissa basket hari ini di SMK 13. Semoga itu bikin pikiran dia rubah. Hem, Tapi dia terus-terusan minta maaf. Saya kesel beneran juga lama-lama. 

Abis dari rumah alif langsung chao ke SMK 13. Hem, muter lewat kircon soalnya saya lupa ga ke jalur cepat. Macetdan bensin nunjuk ke daerah tank cadangan. Waduuuuhhhhhh. Parah deh. Liat tangan aduuuhh belang gini :(. Nyampe SMK 13. Nelfon charissa dan nyuruh dia jemput diparkiran. Nonton pertandingan tapi sesekali saya baca buku. Yah, pas cowo maen saya males liatnya. Saya selalu nyediain buku di tas saya. Cadangan kebetean. Tempat itu buka lagi memory taun lalu. SMK 10-SMK 13. Si center itu pacar saya. Tapi saya lupain dan fokus sama seseorang yang ada di layar aplikasi chatting saya. Dan sesekali saya hubungin kamu dengan sh itu. Hem, kapan ketemu? Kamu yang dingin bikin saya lebih banyak terbuka tanpa tau kamu gimana dengan detail. Pertandingan selesai dan dia pulang bareng upil. Siapanya dia saya ga mau tau. Udah cukup saya di tanya-tanyain sama mantan-mantan dia. Di parkiran ga sengajadenger Irma yang bilang,''udah ah, males dianggep bego terus''. Mungkin cara ngomong saya yang kadang pake sisipan,''ngerti ga?'' di akhir. Padahal saya ga niat gitu. Saya cuma ngerasa saya punya penyampaian bahasa yang beda dari yang lain. Saya cuma ingin mastiin kalo lawan bicara saya ngerti omongan saya.

Saya sama Imeh cari masjid buat shalat ashar. Nemu masjid di sekitar metro. Ada majlis ta'lim disana. Masjid yang bersih dan rapi juga di tambah sama orang DKM yang ramah waktu tau kalo kita gatau tempat dan gabawa mukena. Hem, jadi inget waktu itu. waktu saya masih TPA. Dan setiap pulang teraweh di bagiin konsumsi. Hahahaha ketawa sendiri saya disana.Nginget baru aja kemaren saya ke rumah ledeng. Ngerasa baru kemaren saya jualan es keliling. Hahahaha waktu kecil saya emang gado-gado.

Makan di kampung periangan.Makan nasi goreng sama ebi furai. Terus sama duren toping juga. hahahaha Enaaaaaakkk. Ga kerasa duit pink itu raib. Padahal saya tadinya ingin beli kwetiau di pinggir jalan Metro aja yang enak banget. Lagian murah juga. Hehehe. Tapi Irma bilang dia gamau mie. Yaudah gapapa. Bisa lain kali saya sama Sorah pulang les.

Abis makan ke bawah. niatnya ingin beli es krim tapi lebih kepincut sama bazar buku didepan giant. Hahahaha. Beli buku saya disana. Beli 3 buku tanpa keresek. Saya gasuka kresek. Save our earth. Hahahaha Ingin the lost symbol tapi saya gabawa duit banyak. adapun duit ini kan buat DP beli nb. Dan duit pink itu raib lagi. Sebenernya masih ada 2 buku yang ingin saya beli. Tapi sekarang deket ujian. Saya khawatir saya ga fokus.

Ke parkiran dan kita pulang walaupun ujan aga turun. Ngater Imeh dulu beli gocengan di kfc metro. Beli es krim buatmamahnya yang bisul di matanya. Saya bau nemu. hhe. Dan saya beli roti bakar buat orang rumah. Udah lumayan malem. Kita pulang. Padahal sebelumnya ingin ke bazar komputer dulu di braga. Tapi bazar buku itu bikin saya lupa waktu duluan. Hahahaha.

Ke rumah Lilis dulu buat ngambil novel saya yang tadinya di pinjem anak x-9 buat pelajaran bahasa Indonesia resensi buku. Sedikit kesel kalo yang gaada inisiatif buat balikin. Tapi saya ga berani nagih. Dan itu alesannya Lilis bantu saya. Temen sebangku saya semasa x-9 yang sabar banget. Pinter banget OB-nya. Hahahaha. Dan kadang bikin saya risih kalo saya lagi ngerjain tapi dia nyuruh saya buat kerjain dulu yang dia. Itu ada di pelajaran bahasa Inggris. Tapi saya seneng sama kamu. Kesel itu cuma bagian kecilnya. Udah saya bilang setiap benda punya bayangan kan? 

Nyampe rumah dan udah di sediain bakso disana. Bakso pa kumis yang ada di sebelah bakmi Jogja. Bakso tempat crew bahasa Indonesia saya singgah di perjalanan ke ceret. Dan tempat dimana saya bikin malu temen-temen karena saya minta minum 6 gelas sekaligus. Dan ternyata mama ke mtc juga. Ko ga ketemu? hahahaha. Jam itu nunjukin 8.15 waktu saya nyampe rumah. Dan pintu depan udah di gembok. Mama sama papa ga marah.Aneh. Biasanya saya pulang jam 6 di hari selain les aja ngomelnya minta ampun.

Saya makan bakso cuma dua butir yang kecil. Itu karena saya kenyang sama nasi goreng yang banyak banget itu. Tadi aja saya ga habis. Saya tonton Indoanesia-Laos yang nunjukin skor 2-0. Pertandingan kemaren antara Malaysia bikin Azril ngejek saya di offmess yang setelahnya ga saya gubris. 5-1 Malay-Indo so what? hahaha. Dan saya naik ke atas. Cuci muka dan gosok gigi. Saya baca novel yang tadi saya beli. Saya yang cape saya ketiduran. Alarm tengah malem bangunin saya. Saya harus chat. Sebenernya ingin tahajud juga. Tapi sesek gara-gara angin malam yang kompikasi sama hujan itu menjadi-jadi. Dan dia on. Dan semuanya selesai sampe sini. Susah emang. Tapi saya tau mana yang baik.

Thursday, December 02, 2010

2 Desember 2010 Part 2

Hari ini. Saya cerita sampe pelajaran bahasa Indonesia tadi yah? Hahahaha saya lanjuuuuttttt...

TEEEEEEETTTTTT!!!!!!!
Dewa fortuna itu akhirnya dateng juga. Hahaha BEL PULAAAANNNGGG!!! Jenuh sama pelajaran bahasa Indonesia. Dengan rata2 83 di rapot semester nanti *mren.

Saya pulang. Ga pulang sih. Tapi ke perpus. Sama Imeh, chor, arif, dan ridho. Laptopnya di bawain sama si ridho. Gilalah berat banget. Kasian sama si ridho yang saya suruh terus bawa tas. Hahaha lagian dia yang mau. Jadinya laptop di bawa arif dan tad saya di bawa ridho. Udah berasa punya pengawal aja. Hahahaha.

Di sana saya ngerjain karya ilmiah sama mereka. Bertiga awalnya. Imeh sama char lagi jajan dulu di kantin. Saya berhasil ga jajan seperakpun hari ini. Dan saya gamau ngenodain. Hahahaha gile bahasanya. Yah, maksudnya saya ingin uang saya utuh buat ngekredit nb.

Ngedikte kerjaannya arif. Si dodo ngedikte Imeh. Dan char masih nganggur. Yah, kurang seorang lagi buat ngedikte. Devy udah punya janji duluan sama temen kelas X nya.

Batre abis. Pindah ke tempat chargeran. Ngedikte lagi dan akhirnya saya sama Imeh edit. Saya makan. Makan sendiri soalnya ini sisa makan istirahat tadi. Hahahaha mana ada yang mau. Makan sama telor & tempe tongseng. Hem, saya suka menu kemaren. Ati ayam sama jamur kancing :p~ hahaha

Jam 3an akhirnya saya pulang. Ga pulang sih. Kita makan dulu ke kfc. Balapan sama arif dan saya menang dengan selisih waktu 3menitan. Yah tadinya saya mau nukerin free goceng yang saya punya. Tapi mereka ingin makan dan dompet Imeh kebawa sama charissa. Akhirnya saya bayar dengan hati sangat sangat sangat berat seberat saya. Hahaha. Yah, tau gitu ngapain saya puasa jajan di sekolah? Dan akhirnya uang warna biru itu jadi ijo :((

Ke rumah charissa buat minta maaf udah bikin dia nunggu yang tadi lagi nambal ban. Bikin dia batalin juga buat nonton basket ke BPI. Ada yang lebih penting buat dikerjain char, tugas seni kamuuuuu, hhe. Udah coba saya ingetin tiap ingetnya saya. Tapi kalo emang kamunya males ngerjain yah gimana lagi kan? Hhe. Saya doaiin cepet beres. Yah mau gimana lg? Kl saya bantu saya gamau nilai saya lebih kecil lg dr kamuuu, hahaha

Dari rumah charissa kita balik (saya sama imeh). Ke rumah charissa itu buat ngambil dompetnya imeh sama ngasiin laptopnya charissa. Ceritanya tadi mereka tukeran barang bawaan. Hahaha.

Saya lewat by pass. Di bawa sama Imeh motornya soalnya tadi kan lagi ngurusin urusan Imeh kerumah charissa. Jadi dia aja deh yang bawa -,-'' hahaha.

Beli bensin di sebelum gedebage. Nganter imeh ke rumahnya yang sebelumnya balik lewat panyileukan dan beli tahu jablai deket rumah Indri. Ketemu Indri dan malah dimintain tolong buat bikin makalah bahasa Inggris. Dan saya denger percakapan Imeh dan Indri yang ngejek dan udah saya tebak sebelumnya, ''jangan malu yah punya temen kaya ana''. Dan akhirnya saya chao. Pergi lagi. Saya pergi buat nyuci motor yang 5OOOan di tempat biasa. Tapi si mang mangnya kayanya gaada. Bikin saya pergi ke tempat cuci motor lain yang ternyata lebih bagus tapi saya cuma punya duit pas 5000. Akhirnya dengan berat hati lagi saya ngambil recehan 1000an koin di dompet saya. Untungnya salah satu koleksian saya itu duit. Hahaha.

Saya balik. Saya mandi dan ganti baju. Dan kepikiran bahwa gaada yang harus dilakuin dari tugastugas di hari ini. Makanya saya masak. Saya masak puding. Susu, telur, agar2, gula. Hem, komposisi yang ada dirumah aja deh. Yah kalo emang gaenak gapapa. Saya aja deh yang makan. Tapi sejauh ini saya emang gapernah gagal :)). Sambil nunggu cetakan pertama yang berupa puding spons ngeras, saya maskeran. Hem, mew bilang hidung saya nambah banyak komedo. Wooowww!!! Saya nyesel setiap pake helm gapernah di tutup. Kaca helm saya gelap. Saya yang silindris gabisa liat jelas :(.

Saya maskeran sambil nulis blog. Hem, abis maskeran saya mau bikin cetakan kedua. Bukan cetakan sih, tapi lapisan. Gasempet beli bahan-bahan. Tapi yah, yang ada juga udah pasti enak :p *sombongnyeeee.

Udah lama ga masak. Hem, terkahir masak kapan yah? :-? Saya lupa. Hahaha saya terlalu sibuk sama keriweuhan saya sendiri :p

Abis selesai masak saya mau angkat komedo pake porepack yang mama kasih buat saya. Kulit mama yang mulus bikin mama selalu merhatiin tiap cacat yang ada sama saya.

Saya pake porepack sambil baca buku nanti. Tapi ni masker kayanya lama keringnya. Saya gapernah peduli sama warna kulit saya. Saya cuma peduli kebersihannya. Saya ga putih mungkin. Okeyyyy! Karena itu nandain seberapa aktivnya saya. Hahahaha *teori darimaneee??? :p

Caca yang selalu ngatain saya item biar saya beli pemutih dari dia. Daripada duit 250ribu dipake buat beli pemutih yang banyak ngandung melanin yang bikin sel kulit saya rusak di masa menopause nanti, mending juga saya pake buat cicil nb. Betuuuullll???? Hahaha. Sama kaya waktu saya beli sillybandz. 40rb buat 12pieces karet gelang warna-warni yang sebenernya bisa saya beli 1000 setengah kilo dipasar. Hem, mending juga saya traktir temen2 makan bakso paijo kaya kemaren. Abis 35000. Kasian juga mereka kerja kelompok siang bolong dengan perut keroncongan di tengah perumahan yang jarang di jamah orang. Hahaha aku nulis apa sih ini?

Hem, Pramoedya Ananta Toer, Paulo Coelho, dan kimia fisika yang bakal diujiin kurang dari seminggu itu udah nunggu. Kalo saya selalu mikir ini waktunya refreshing kapan saya belajarnyaaaa??? Hahaha kaya sekarang ini. Saya nyantei ngerasa gaada apaapa padahal senin itu udah mulai ujian. Dan matematika duluan lagi. Hemeh. udah yah, udah full

Wednesday, December 01, 2010

2 Desember 2010

Saya tulis ini waktu gaada guru di kelas. Nyesel banget ga bawa buku bacaan. Saya bawanya pas. Buku tulis pelajaran hari ini semua. Lagian lks saya udah beres semua. Jadi gaada yg bisa saya kerjain di waktu kosong gini. Bete iih. Saya gamau bercanda-canda gitu. Males. Hahaha

Hem, saya lg ingin fokus. Tapi ternyata susah kalo ga dibarengin sama temen. Sejauh ini saya cuma bisa fokus kimia aja. Duduk di depan sama mereka yang orang

Kesel saya. Gatau kenapa. Hari ini mood saya berubahdi waktu pelajaran bahasa Indonesia. Awalnya saya seneng banget. Kimia semanget. TIK saya lumayan nguasain. Dan sosialisasi saya se rame biasanya. Hem. Tu anak ga bosen-bosennya bilang saya gabiasa. I'm extra ordinary. So what?

Saya pusing. Padahal tadi malem saya bisa tidur lama. Alhamdulillah. Hem, saya pusing setelah pelajaran bahasa Indonesia ini. Jadi males ngomong. Perubahan mood 360derajat. Hemeh.

Ini saya nulis apa sih. Gapenting. Yaudah udah yah, saya mau ngedesain dulu, hahahha daaahhhh :-h

Sunday, November 28, 2010

Worst Battle

Worst Battle = What I know Vs. What I feel.

 It's really happen to me. hahahahahaha. 

29 November 2010

Hari ini. cape banget. Saya bangun tadi malem sebisa saya. buat nunggu sesuatu yang sebenernya gausah ditunggu. Sedih ngingetnya. Udahlah na, lupain.

Tidur sekitar jam 12 dan jam 4 saya bangun. Tapi yang saya tunggu gaada juga. Udahlah na.Pasrah aja deh sama Allah. It suppose to be. 

Yah, sepihak. Sebelah tangan sama aja. Terserah yang yang jadi penjelas. Saya liat itu dengan mata kepala saya sendiri.

Hari ini air itu turun lagi. Akhir-akhir ini selalu gitu. Ya Allah, berilah hamba-Mu ini jalan.

Saya udah bikin jadwalbuat belajar. Yah, belajar buat ujian seminggu lagi. Bahkan 6 hari lagi dari sekarang. Saya usahai walau hasilnya ga bagus. Saya usahain.

Hari ini saya banguntidur dengan keadaan yang ga baik setelah saya liat layar handphone saya yang menunjukan aplikasi chatting. Hahahaha ga kaya biasanya. Saya beres-beres dan saya mandi. Ke kamar mandi. Liat meja berantakan bekas tadi malem. Yah, saya ngerjain seninya Irma. walau berantakan. Saya ngerjainnya waktu mati lampu. Tiga jam itu mati lampu. Beberapa saat setelah sayapulang belanja sama mama. Dengan kuas yang murudul dan cat air tanpa air.

Saya Ganti baju dan saya mikir. Betapa padetnya hari kemaren...

'' Berawal dari bangun tidur. Saya mandi dan saya beres-beres. Saya lari sama Irma. Sekitar 5km kita selesai. Makan dan pulang. Saya langsung mandi. Jemput Elga dan ke rumah charissa. Ngerjain tugas dan ngerjain tugas. Pulang. Ngerjain tugas. Keluar buatngeprint. Belanja bulanan. Pulang dan mati lampu.''

Saya ga makan. Dan itu yang bikin saya pusing pagi ini. Mungkin anemia lagi -,-''. 

Pagi ini saya sarapan (tumben). Nyiapin bekel sendiri dan pergi ke sekolah. Ngerndarain motor dan beli bensin 10rb. Parkir dan masuk kawasan sekolah. Senengnya pagi itu udah disambut sama senyum di gerbang. Awal yang bagus. Hahahaha.

Saya simpen tas. Nyontekin TOEIC yang saya kerjain sambil ngalindur tadimalem waktu nunggu kamu. Saya ke labbahasa sama semua. Ngerjain dan selesai. Saya ke kelas. Istirahat. Makan. seneng deh sama mereka. Hahaha ngakak terus. Hal yang kecil sekalipun gara-garanya. Seneng kalo udah sama kalian. Haikal, Eka, Charissa, Irma, Devy, Sipit, Awa, Shendy, Dan semuanya. Makasih yah :) Bahkan saya punya jerawat juga kalian merhatiin. hahaha geer.

Saya pulang. dan kerumah. Panas banget hari ini. Dan ternyata hujan emang mau turun denganderasnya. 

Hari ini. Belumselesai. Saya udah nulis banyak bangt di opera. tapi gatau kenapa jadi gaada padahal udah saya save. Sedih iih. Yaudah. Saya mau fokus belajar yah. Daaaaahhh :-h 
 

Wednesday, November 24, 2010

Masalah?

Masalah? Masalah buat apa sih saya ga ngerti. Buat pendewasaan diri? Tolak ukur kesabaran kita? Hem. Terserahlah orang mau bilang apa.

Saya kesel yaampun. Idup udah berasa cuma tinggal di kost gini. Hem, kost kaya gini emang executive banget.

Saya ke rumah ini cuma buat ke kamar aja. Udah gapernah makan makanan rumah lagi semenjak hari itu. Yah, debat malamnya. Saya emang Gamau kalah.

Inilah waktunya saya ngerasa bener-bener terbuang. Adakah yang bener-bener peduli keadaan saya?

Inget waktu itu. Setiap saya punya masalah dirumah dia bawa saya ke potluck. Tempat sempurna buat pecinta kopi sama buku kaya saya. Dia tanya apa masalah saya secara detail tanpa bikin saya terintograsi, sampai saya ngerasa bener-bener ngeluarinnya dari fikiran saya. Selalu bisa bikin saya lebih baik. Selalu ngerti kelakuan saya walau saya sering cuek Hahaha dia yang ngerti reaksi saya yang selanjutnya. Makasih buat pengertiannya. Saya emang gapernah butuh solusi. Solusi cuma bikin saya tambah panas buat ngedebatinnya. Dan saya kangen itu ada.

Keluarga. Emang susah kalau masalahnya sama yang satu ini. Hahaha puyeng. Tapi semoga ini bakal bikin saya emang tambah dewasa. Hahaha.

24 November 2010

Hari ini. Saya tidur dengan sebelumnya ngerjain pr bahasa inggris yang bejibun dari pa yanyan. Saya nulis dengan keadaan sangat ngantuk dan bikin ada sedikit relief di buku saya. Jadi inget waktu di de.a inget waktu segimana ngantuknya saya paksain nulis sampe belepotan berelief-relief yang saya sadarin udahnya.

Saya bangun jam setengah 5 buat ngerjain sejarah sama ngafalin bahasa inggris buat telling story. Saya ga shalat. Saya ngisi ljk sampe 95 yang saya salin dari Elga. Astaghfirullah. Saya gasuka tapi saya juga males ngerjainnya. Hahaha parah deh yah.

Saya mandi dan saya tetep hafalin bahasa Inggris. Saya selesai sama semuanya dan saya berangkat sekolah. Berangkat sekolah dengan bensinmeter nunjuk di huruf E. It mean empty. Tapi nyatanya bensin itu bertahan sampe saya ada di rumah irma. Hahaha.

Saya nyampe parkiran dan dapet nomer sama kaya dua hari kemaren. 66. Saya ketemu Imam dan berangkat bareng ke sekolah. Saya lupa sama hape saya dan bikin Imam jalan sendiri celingukan. Saya sadar ternyata hapenya ada di saku dan saya nyusul Imam. Saya emang dateng aga pagi karena di suruh dyah yang mau salin bahasa inggris saya. Saya juga mau salin kimia dia kok. Hidup itu emang harus membentuk simbiosis mutualisme.

Saya belajar. Kaya biasanya tapi saya usahain lebih serius. Maaf char. Bukannya saya marah karena sms saya yang mau curhat di bales sama roby. Tapi saya emang mau fokus aja. Fokus. Saya sadar banya pelajaran yang saya sia-siain semenjak saya pindah sekolah ini. Terlalu sibuk sama pemberontakan keegoisan saya. Saya ingin fokus sekarang. Maaf kalau saya jutek atau apalah yang jelas itu bukan hal yang posistive. Tapi saya cuma emang lagi gamau bercanda. Saya gamau seneng-seneng dulu deh. Maaf kalau kaya yang sok2an. Hem, saya cuma gamau ngesia-siain waktu belajar saya dari sekarang sebelum saya nyeselin semuanya. Dan saya kaget ternyata keseriusan saya buat ingin belajar malah ditawarin buat pindah bangku karena ke-gaenakan charissa. Gapapa char, saya cuma ingin jadi temen yang ngasih dampak baik sama kamu. Saya gapernah fikir kamu ganggu saya. Maaf kalau saya ngatur-ngatur.

Saya isi hari ini dengan mood berantakan nginget hubungan saya dirumah masih kacau balau. Susah emang kalau jadi saya. Mati aja deh -,-''.

Pelajaran sejarah itu saya duduk sama awa. Duduk sama awa karena sipit lagi sakit. Hahaha si bodor sakit. Pantes kelas sepi. Awa fokus banget belajarnya walaupun dia banyak ditanya-tanya sama saya. Hahaha. Ken arok emang bikin saya ingin banyak tau.

Dan pelajaran bahasa Indonesia. Saya yang khatam dipinjem lksnya sama yang lain. Sedikit takut salah juga soalnya saya ngerjain lks waktu guru belum nerangin. Saya emang ingin lenyeh-lenyeh waktu orang lain susah-susah. Itu alesannya kenapa saya kerja keras duluan. Hahahaha.

Pulang dan kabarnya rapat tapi ngerjain tugas kelompok juga dan saya sama Imeh mutusin buat pulang aja. Ngerjain seni dirumah kakanya Imeh denga rute = kerumah warnet, ke rumah saya, dan kerumah kakanya imeh. Hahaha. Imeh yang bawa motor karena saat itu saya lagi nyuap 2pisang aroma buat makan siang saya. Ga kenyang emang tapi ini bikin laper saya ga begitu berlaru-larut. Hahahaha.

Nyampe dirumah Imeh saya langsung pergi ke jatinangor sendiri buat ambil kacamata yang yernyata kacamata itu datengnya jam 4 sore. Haha bensin yang sia-sia nginget jarak cibiru-jatinangor bukan jarak yang deket sedeket warbun-24.

Ngerjain tugas seni yang gagal berkali-kali. Bikin saya beli bakso dan sekaleng fanta dengan dua es krim moo. Dua es krim itu buat irma sama keponakannya. Saya pusing sama seni dan bikin saya fokus aja sama lks bahasa inggris. Saya pulang pas selesai adzan maghrib yang jaraknya emang lumayan deket.

Saya kendarain walau hujan dan nyampe disambut sama orang yang saya gakenal. Yah, itu temen papa. Saya parkirin motor dan naik ke atas. Liat meja makan kosong aja. Hemeh. Udah lama saya ga makan dirumah. Tapi emang gaada nafsu.

Saya naik ke kamar saya dan nulis yang saya alamin walau saya coba lupa apa yang saya fikirin. Dan tibatiba tetes itu turun waktu saya ngingetnya...

Tuesday, November 23, 2010

24 November Part 2

Cerita sampe mana tadi? Sampe jam setengah 3 yah? Hem saya lanjut.

Saya bayar fetucini sama kopi saya dan chao kerumah caca. Kerumah caca dengan bawa 3 pesenan bakso. Udah sekitar 2jam setengah padahal saya di sana buat nebeng hotspot. Hemeh -,-. Dirumah caca mereka makan. Saya beli 3. Niatnya buat saya, mew & caca. Taunya ada devi yang udah ngabisin duluan pas saya lagi nangis sendiri diruang tamu. Yah, saya kesel dibuat nunggu sama mereka. Bikin idup saya berasa sangat useless banget deh pokonya. Hem.

Makan dan abis itu ke GO yang sebelumnya ke rumah mew dulu buat bawa koding. Ke GO yang bodor2an di jalan. Yah, kalau sama mereka saya selalu ngakak. Hahahaha

Nyampe GO ga begitu belajar karena tanggung mau merhatiin. 10 menit lagi istirahat. Teeeetttt!!!!! Waktunya istirahaaatttt!!! Saya, mew & caca ke mtc buat beli es krim. Ketemu sama yang demo dancow dan kita disuruh nyoba sambil difoto gitu. Mana di bercandain. Wkekekek. Saya beli es krim rasa cola, mew beli es krim rasa soda dan caca beli magnum yang sebagian duitnya dari saya. Hemeh.

Pulang dari mtc kita ke kelas. Pelajaran biologi dan baru tentang darah. Hemeh. Saya udah ulangan malah yang tentang darah mah. Hahaha. Gurunya malah cerita yang serem2 pas break. Mana si caca yang gaenak gitu ngomong tentang rumah saya. Hem. Ampun deh. Untung sorah baik sama saya.

Pulang les ujang gede. Kita diem di depan yomart. Depan butik itu kita duduk lesehan. Saya, syahmi, pradnya, sorah, sama ica. Ica pulang duluan dan saya sorah segera nyusul.

Karcis ilang. Bukan ilang sih. Tapi males nyarinya. Biasanya lewat aja kaya biasa. Terus bayar seribu. Tapi ni penjaga yang ini ngehe banget. Malah disuruh bayar 10rb padahal lagi ujan lumayan gede. Akhirnya saya sama sorah ngeluarin duit yang ada di saku. Ga sampe 5rb dan kita marahmarah sambil teriak...

Makan dulu kwetiau di metro karena saya tau dirumah cuma ada makanan instan yang sumbernya dari makanan kaleng yang di panasin. Hem. Saya gasuka mah. Mama coba belajar masak deh. Kwetiau panas yang pedes. Tapi porsinya ga sebanyak waktu haru jumat saya sama sorah makan disini. Dan saya juga ga nemu ada cumi kaya waktu itu. Saya bayarin sorah dan ternyata kita pesen yang biasa. Bukan yang special. Hahaha pantes aja. Kaya biasa punya saya nyisa setengah dan punya sorah abis. Setelah itu kita pulaaanngggg.

Pulang kerumah yang ujan udah reda. Tapi depan sindang reret itu ujan gede tambah angin. Bikin saya neduh di pangkalan ojek dulu buat nelfon. Biasanya saya nelfon mama sambil jalan aja. Mama tunggu di depan dan ujan udah reda. Ngehe banget saya nanggung basah.

Saya ke kamar tanpa di tawarin makan. Mungkin mama ngerti. Saya ke atas buat ke kamar saya. Saya mandi dan saya nulis blog ini. Saya mau ngerjain look ahead dulu yah walaupun udah ngantuk tapi saya gaboleh ngelanggar planning saya sendiri. Yu makasih. Dadaaaahhhh :-h

5 Fakta Sukses

1. KESUKSESAN TIDAK ADA KAITANNYA
DENGAN USIA ANDA !
? Nelson Mandela, jadi presiden usia 76
tahun
? Steve Jobbs, jutawan usia 21 tahun
? Kolonel Sanders (KFC), mulai bisnis umur
65 tahun
? Winston Churchill, banyak gagal dan
hambatan, baru jadi PM Inggris usia 52
tahun.
? Bill Gates, terkaya di dunia usia 41 tahun
2. KESUKSESAN TIDAK ADA KAITANNYA
DENGAN SUKU, AGAMA,BANGSA,
WARNA KULIT DAN KETURUNAN.
? Obama : Presiden Amerika Serikat saat
ini
? Jenderal Colin Powell, Martin Luther
King : kulit hitam
? Confusius: anak yatim di Cina
? Charles Dickens : penulis cerita kanak-
kanak Inggris, menulis di gudang, banyak
naskahnya dibuang ke tong sampah oleh
editornya.
3. KESUKSESAN TIDAK ADA KAITANNYA
DENGAN (CACAT) FISIK.
? Hellen Keller: tuna netra, tuna rungu,
penulis dan pendidik terkenal dunia.
? Shakespeare: cacat kaki, penulis novel.
? F.D. Roosevelt: terkena polio, presiden 32
AS.
? Beethoven: tuna rungu, komposer
musik.
? Napoleon Bonaparte : sangat pendek,
wajah tidak menarik, pemimpin pasukan
penakluk Eropa.
? Anthony Robbins: Lulusan SMA,
kegemukan, merubah persepsi tentang
penampilan dan cara diet, menjadi
langsing, motivator terkenal dunia.
4. KESUKSESAN TIDAK ADA KAITANNYA
DENGAN TINGKAT PENDIDIKAN
? Thomas Alfa Edison : pendidikan SD,
2000 paten.
? Li Ka Shing: berhenti sekolah umur14
tahun, orang terkaya di Hongkong.
? Henry Ford : tidak pernah duduk di
bangku sekolah
? The Wright Brother : orang biasa dan
tidak berpendidikan tinggi, menciptakan
pesawat terbang pertama di dunia.
? Bill Gates, orang terkaya didunia
memulai bisnis setelah lulus SMA.
? Lawrence Ellison : drop out universitas,
pendiri Oracle Corp, orang terkaya kedua
didunia.
5. KESUKSESAN TIDAK ADA KAITANNYA
DENGAN LATAR BELAKANG KELUARGA
? Andrew Carnegie : bekerja usia 13 tahun,
keluarga sangat miskin, menjadi Raja Besi
Baja dunia.
? Walt Disney : usia 20 tahun pemuda
miskin dan tidak terkenal, usia 30 tahun
jadi usahawan terkenal.
? Abrahan Lincoln lahir dari keluarga
miskin
? Napolean Hill dilahirkan di keluarga
miskin, ibunya meninggal saat dia kecil,
jadi guru motivasi terkenal dunia, bukunya
Think and Grow Rich : menjadi acuan
pertama bagi para motivator dunia.
? Bill Clinton : ayahnya meninggal ketika
masih kecil, adiknya terlibat obat
terlarang.
MENGAPA BANYAK ORANG GAGAL
1. Tidak ada tujuan / goal yang tepat,
tidak tahu apa yang diinginkan dalam
hidup
2. Tidak pernah mencatat tujuan : hanya di
kepala, tidak dikertas atau Goal
Visualization atau sarana apapun.
3. Tidak ingin bertanggung jawab atas
tindakannya, selalu mencari alasan atau
excuse atas kegagalannya.
4. Tidak ada tindakan yang efektif : Banyak
rencana, tidak ada tindakan alias No Action
Talk Only (NATO).
5. Membatasi diri : menganggap tak
berhak sukses karena, terlalu tua, tak
punya modal, bawaan keluarga, tempat
tak memungkinkan.
6. Malas : tidak mau kerja keras, selalu
berusaha menggunakan cara paling
mudah, cepat dan hemat waktu, tapi ingin
mendapatkan uang paling banyak.
7. Berteman dengan teman-teman yang
salah, hidup di lingkungan orang-orang
yang gagal.
8. Tidak bisa mengatur waktu alias salah
prioritas.
9. Salah memakai strategi atau cara
bertindak, tidak mempunyai strategi yang
paling baik. Berusaha keras, hasil nol.
10. Kurang pengembangan diri: jarang
membaca, mendengar kaset, seminar,
mengumpulkan informasi baru dan lain-
lain.
11. Tidak ada kesungguhan atau
komitmen untuk sukses: mudah putus asa
atau menyerah pada waktu menghadapi
rintangan.
12. Kurang menggunakan Kekuatan
Pikiran Bawah Sadar.
13. Kurangnya hubungan antar manusia
yang baik.
14. Sombong dan menganggap diri sendiri
paling hebat dan berhenti belajar.
Ingin sukses ???
Hindari 14 penyebab kegagalan tadi !

Via uniqpost

Monday, November 22, 2010

Cinta Sejati

Teman,ini satu cerita yang bisa bahan
renungan. Apa yang anda tangkap
merupakan cerminan apa yang anda
mengerti tentang cinta, setiap orang bisa
berbeda pendapat dalam menyikapi cerita
ini. Selamat membaca :
Seorang napi baru kabur dari penjara
setelah dipenjara 15 tahun. Dalam
perjalanan kabur, dia menemui sebuah
rumah dan mendobrak masuk ke
dalamnya untuk mencari uang dan
senjata. Tetapi yang ditemukan hanya
sepasang suami istri muda yang sedang
tidur di atas ranjang.
Napi itu memerintahkan yg laki2 turun
dari ranjang dan mengikatnya dikursi.
Kemudian sambil mengikat yg perempuan
ke ranjang, napi itu mencium lehernya,
lalu bergegas ke kamar mandi.
Sementara si napi berada di kamar mandi,
sang suami berbisik ke istrinya: “Ma, org
ini napi yg kabur dr penjara. Lihat saja baju
yg dipakai, dia mungkin sudah lama
dipenjara dan belom pernah melihat
wanita dalam waktu lama. Aku lihat
bagaimana tadi dia mencium lehermu. Jika
dia ingin berhubungan seks denganmu,
jgn tolak, jgn mengeluh, lakukan sesuai
keinginan dia, berikan kepuasan. Orang ini
berbahaya, jika marah, dia bisa
membunuh kita. Jadi bertahanlah sayang..
Aku mencintaimu..”
Balas sang istri, “Dia tidak mencium
leherku. Tapi dia berbisik ke telingaku. Dia
bilang dia homo dan menurutnya kamu
seksi sekali dan bertanya apakah kita
punya krim di kamar mandi. Jgn tolak, jgn
mengeluh, lakukan sesuai keinginan dia,
berikan kepuasan Bertahanlah sayang. Aku
mencintaimu juga !…”

Via uniqpost. Ngakak bangetlah =))

24 November 2010

Pergi sekolah saya pagi ini. Bangun jam 4 lebih buat sedikit baca tentang trigonometri. Saya mandi, dan nyiapin pergi sekolah. Setelah saya siap, saya ke bawa sambil bawa cucian saya. Nolak bawa bekel dengan alesan yang sama. Dan lagilagi saya bohong. Saya bosen ma, saya gasuka makanan instan.

Saya masih kesel sama mama. Mama yang selalu ngebela adik saya daripada saya. Dan debat tadi malam saya akhirin dengan perkataan yang sangat saya sesalin. Ya, saya kesel karena mama selalu ngejelek2in saya depan temen saya. Ya, mungkin saya gaada bagusbagusnya di mata mama. Mama emang gapernah tau apa-apa dari saya. Yang mama tau saya cuma anak SMAN 24 (titik!). Mama ga pernah mau peduli gimana sekolah saya, gimana masa depan saya, apa yang harus mama bantu, ada masalah apa di sekolah? MAMA GAPERNAH MAU TAU!!

Ya, itu mama. Mama yang pulang tengah malem di setiap akhir minggu. Mama yang cuma liat saya di waktu gelapnya langit. Mama yang selalu berkutat sama kerjaannya sampai lupa siapa saya. Saya yang selalu mama salahin waktu saya ikut bimbel tapi gapernah jadi juara di kelas. Kata-kata yang sopan yang mama bilang sama saya dengan ngebandingin anak ini-itu yang ga mampu tapi berprestasi. Okey ma, psikis itu bisa ngerubah pemikiran. Tapi pemikiran gaakan pernah bisa ngerubah psikis. Saya tau mama lebih pinter buat hal ini. Saya tau mama punya gelar dari bidang ini. Saya tau.

Dan pagi ini saya pergi. Dengan di bekelin uang 2x lipat dari biasanya. Entah kenapa. Mama selalu bisa menuhin kebutuhan materi saya. Sampai saya bisa traktir mereka. Yah, ini memang ajaran mama. Mama bilang waktu saya kecil. Waktu mama masih peduli sama saya, ''ana dari mana? Udah makan?'' saya jawab ''udah mah di resto anu sama blablabla'' dan mama bilang, ''di bayarin ga temennya?'' ''engga da pada punya duit'' dan mama jawab ''bayarin dong, mumpung kita di kasih kelebihan, ini juga kan amanat dari Allah'' yah, berulang-ulang mama tanya itu sampai akhirnya itu selalu saya inget waktu saya akan bayar bill.

Tapi kadang perbuatan saya itu bikin saya risih dan mendapat satu lagi label dari orang. Ketika saya bener-bener gapunya uang, gaada yang percaya saya. Hem, saya ga ngerti. Dan mungkin itu juga yang bikin saya gabisa nabung sampai sekarang. Apalagi ditambah kelakuan saya yang susah nolak.

Saya pergi ke sekolah jam 6 kurang. Kerumah Irma yang di atas dan ternyata dia udah ke warnetnya. Rumah dia emang banyak. Hahaha. Saya ke warnetnya dan bawa hasil print tadi malem. Pergi ke sekolah walaupun saya inget saya lupa masukin buku matematika ke tas saya.

Saya masuk kelas dengan ditanya sama beberapa temen saya tentang mata saya. Ya, mata saya bengkak udah kaya bunglon gini. Serem. Tapi yah mau gimana lg? Saya ga sempet kompresan tadi malem.

Saya bayar renang karena baru dapet tadi malem walaupun saya tau kalau ovarium itu akan cenderung mengatup waktu di dalem air. Yah, saya emang males renang aja. Ga mood walaupun saya sangat ingin buat renang. Udah lama batalin renang sama si Imeh.

Saya pulang yang sebelumnya saya kumpul osis dulu sebentar. Hem, ketuplak porak itu bikin saya enek. Egois. Itu yang bikin saya gasuka kalau charissa deket sama upil. Maaf char. Hahaha

Saya pulang kerumah yang sebelumnya nganter Imeh ke jalan protokol. Dan saya mandi, ganti baju dan saya pergi ke go buat minta bimbingan bahasa Inggris. Saya harap ada guru piketnya di sana.

Dan ternyata gaada guru piket disini. Bikin saya yang keroncongan berbelok ke gerai kopi di sebelahnya. Mesen fetucini sama ice vanila latte. Sambil baca fisika dan ngerenungin tentang sesuatu dari masa depan sya. Itu yang selalu saya fikirin. Dan sampe sekarang saya lagi hotspotan disini. Coffee Toffee. Kursi hijau dalam ruangan yang isinya saya sendiri. Saya selalu sama mantan saya disini waktu dulu sebelum les. Udahlah itu dulu.

Saya nangis sendiri autis disini. Saya ngerasa gapunya siapasiapa sekarang. Saya gapunya keluarga yang saya fikir selalu ada buat saya. Saya gapunya seseorang yang selalu ada sama saya buat saya waktu saya butuh. Tapi buat satu itu saya ngerti.

Saya pusing. Pusing sama apa yang ada sama diri saya. Terserah lah orang orang pinter itu mau bilang kalau masalah itu salah satu cara pendewasaan diri. Tapi ga gitu buat saya. Buat saya masalah cuma sesuatu yang ngerusak fisik saya. Tapi semenjak keluar dari de.a saya ga lagi ngelampiasin masalah sama fisik. Saya tau ini mungkin pembelajaran ke depan buat pasien saya. Hahaha pede.

Fisika oh fisika. Saya cinta kamu iih. Cinta kamu karena pacaran sama kamu gaakan pernah dibilang berkhalwat. Karena pacaran sama kamu ggakan pernah ngeluarin duit buat bisa pacaran. Karena pacaran sama kamu gaakan pernah diatur-atur. Hahaha seandainya ada perantara yang bikin saya cinta sama kamu. Oh bu nurhadini. Saya ga pernah kesel sama anda. Saya cuma kesel ketika saya diajar sama anda yang saya liat cuma pinter buat diri sendiri. Dan bahasa yang ibu bilang sedikit ga dimengerti walaupun ibu cuma mau bilang minta power point punya saya. Bu, saya ingin ibu bikin saya ngerti. Saya percaya kalau ibu ga nyebelin. Saya cuma gasuka. Hahaha ini nulis apa sih saya juga ga ngerti.

Hem, jamsetengah 3 bentar lagi. Saya disuruh ke rumah caca buat nganterin bakso pesenan dia yang saya beli dari deket rumah satu setangah jam yang lalu. Tapi fetucini saya masih belum habis dan ice di gelas itu udah leleh semua. Itu berarti saya udah ngabisin waktu cukup lama disini. Hem, yaudah yah, saya mau ngabisin makan dulu. Terus mau pergi ke rumah caca. Dadah semuanyaaaaa

23 November 2010

23 November 2010 itu hari ini.

Hari ini. Hari ini saya bangun jam 2 lebih buat nyalain shmessenger dan chat sama adin yang tadi malamnya marah buat hal yang saya gatau. Hem, ternyata jam segitu dia on. Langsung saya ke kamar mandi. Cuci muka biar si tunduh itu musnah. Hem, ngerasa sedikit dosa juga karena saya bangun bukan karena tahajud. Astaghfirullah...

Saya chat sampe sekitar jam 4an. Udan adzan awal saya denger. Mutusin saya buat baca novel aja daripada nerusin tidur yang bentar lagi. Hem, tapi ternyata saya ga kuat. Jam setengah 5an saya ngantuk. Saya tidur dan bangun jam setengah 6. Sedikit kaget karena biasanya jam segitu saya udah siap pergi dan lagi baca2 sesuatu. Tapi hari ini lain.

Saya mandi, siap2 sampai sekitar jam 6. Saya sedikit cekcok sama mama karena saya gamau bawa bekel dengan alasan tas yang berat. Bukan itu sih sebenernya. Saya males aja bawa bekel ke sekolah tapi tiap hari menunya instan. Yah kalau gitu sama aja kalau saya makan di resto. Gaada bedanya. Ga sehat. Dan itu lah alesan kenapa saya belajar masak dikit2.

Saya emang bisa masak. Buat desert yang basah. Kaya puding busa, puding susu, hem apapun deh yang gituan saya insya allah bisa. Tapi kalau lauk nasi kayanya saya cuma bisa ngandelin kangkung. Hahahaha itulah kenapa saya mau belajar masak.

Nyalain motor dan beli bensin sampai full. Dari rumah jam 6.20. Woowowowowowwww!! Jam yang sangat siang buat saya. Kalau ditambah perjalanan berarti saya nyampe sekitas jam 6.35. Yaampuuunnnn, hahahaha.

Saya belajar. Belajar biologi, fisika dan toeic. Saya ikutin semuanya dengan bener2 kecuali toeic. Yah, saya ga ngerti. Saya bisa apa? Idiom yang di pake di toeic levelnya udah lebih tinggi daripada idiom yang saya hafal. Saya emang gatau apa-apa.

Pelajaran fisika itu saya sangat beringas. Hahaha maaf yah charissa. Saya sedikit kesel aja di kelompok saya ngitung sendiri. Gaada yang nawarin diri buat ngerjain. Waktu saya minta tolong juga cuma sebatas itu aja. Tugasnya banyak. Dan kalian malah sibuk berkutat sama sesuatu kalian. Ngerjain berdua saya sama Intan sampe di sebut so sweet. Hahaha

Pelajaran biologi itu saya lagi baik. Hahaha ngerjain laporan dengan tulisan jelek acak2an. Hahaha maaf yah kalau nilai kalian jadi jelek.

Dan tiba jam waktunya pulang. Saya ke kantin sama Risna. Makan bakso tahu karena istirahat saya di sita sama laporan biologi. Laper banget pokonya. Makan bakso tahu 3 biji dengan rincian dua siomay dan satu tahu putih. Semuanya jadi 3000. Abis makan ngerjain sejarah yang didikte sama Ridho.

Pulang dengan sebelumnya saya beli teh gelas dan dua pisang aroma yang dibantu comot sama temen-temen yang lainnya. Hidup emang harus saling membantu.

Pulang yang sebelumnya ke wc dulu yang di karenakan saya ngakak terus daritadi. Saya emang gabisa ngakak lama tanpa pipis, hahahaha frontal gini yaampun. Pulang deh saya dengan ngelewatin planing saya sama Kochas yang mau bilang, '' keun antepkeun'' pas charissa cerita tentang cirebon kemaren. Kata antepkeun lagi marak gitu di kelas. Awalnya saya yang ngadopsi kata-kata caca. Hahaha

Pulang deh saya sama si Imeh. Mampir di kfc buat nukerin goceng dan ngebahas tentang apapun ilmu yang biasanya kami bahas. Tentang sesuatu yang saya ingin tau tapi itu ga penting buat usia saya yang misalnya kenapa aspal bisa bolong walaupun karena air yang bersifat kapilaritas. Tentang penyesalan kenapa keluar dari pesantren dan tentang betapa cerdasnya kami saat itu. Beda banget sama sekarang. Hahaha.

Pulang nganter si Imeh kerumahnya dan saya juga balik ke rumah buat shalat dzuhur yang terlambat satu jam dan ambil buku bahasa Inggris.

Saya pergi ke jatinangor buat benerin kacamata dengan perasaan senang entah gamau kenapa. Jatinangor ada di sumedang. Hahaha lumayan jauh di pikir2. Tapi mood saya lagi bagus.

Abis itu nerusin planing saya yang lain. Pergi ke GO margahayu buat minta pelajaran tambahan bahasa Inggris buat besok. Telfon mew abis mesen guru. Nelfon kapan mau nengok caca saya tanya? Dan mew bilang gausah karena caca udah sembuh.

Saya pulang deh. Tapi sebelumnya saya cuci motor saya sama si abang yang harga cucinya 5rbuan. Pulang dengan niat mau ngerjain proposal sama tugas pourquoi buat 4 orang yang mesen sama saya. Udah saya bilang kan kalau hidup itu harus saling tolong menolong? Tugas corel saya juga di kerjain sama Haikal kok. Hahaha.

Kesel banget ternyata di rumah komputer di kuasain sama si perkud. Monyet peliharaan saya yang bikin saya selalu ngerasa tersisihkan. Dengan sunda kasar itu dia bilang. Dia suruh saya ngerjain tugas di warnet aja. Saya berontak dan perkelahian kaya gini ga kaya waktu saya lebih gede dari dia dulu yang dengan gampang nyakitin dia sampe dia nangis dan bikin batin saya sangat PUASSSSSS. Haha ampuni saya Ya Allah. Saya gaakan gitu kok kalo si monyet itu ga duluan gitu sama saya. Hukum kekekalan massa.

Saya pergi ke rumah Irma dengan nangis. Dengan lapor sebelumnya sama mama kalau saya di todong pake golok sama si monyet. Saya ke warnet kakanya Irma dan ngerjain tugas-tugas saya semuanya di sana. Sambil nangis dan sambil mikir tentunya.

Padahal siang tadi saya seneng banget entah kenapa. Saya semanget banget buat nyelesain planing saya hari ini. Ya, saya emang selalu buat planing dari hari ke hari. Karena saya ingin hidup dengan keteraturan. Hem, semoga saya bisa. Bismillah.

Yaudah yah, saya mau makan dulu. Laper. Hahaha makan angin sih soalnya uang saya udah abis buat ngeprint sama ngerental komputer. Yaampun. Apalagi kalau saya kuliah nanti yah?

Sunday, November 21, 2010

Jakarta Kelebihan Air Karena Kekurangan Air

Jakarta Kelebihan Air Karena Kekurangan Air. Judul yang pas buat saya. Tapi kayanya ga semua orang yang baca ngerti apa maksudnya. Ok, let me explain ...

Tau kan kalau Jakarta adalah kota banjir. Yah, tiap taun langganan banjir. Salah satu penjelasan yang ngemukakan alasan kalau Jakarta adalah kota banjir adalah karena kedudukan jakarta yang lebih rendah daripada lautan. Hem, saya fikir. Emangnya diukur daratannya? Kalau emang gitu adanya saya fikir mungkin gaakan ada pantai dan gaakan ada daratan. Yah, kemungkinan dari yang saya fikir Jakarta yang orang bilang cekungan itu akan jadi ' The Big Lake '. Itu yang saya fikir.

Dan okey, kalau emang Jakarta itu cekungan saya mungkin percaya walaupun saya gapunya bukti kongkritnya. Hahaha.

Hem, sekarang saya lagi cari tau kenapa Jakarta cekung? Hem, saya coba cari tau.

Saya pernah baca di www.kompas.com (saya lagi on di hp eunk kalau saya on pc saya kasih linknya deh)

Dan kamu tau knp Jakarta cekung?

Jalan di jalarta cekung karena banyaknya penggunaan air bawah tanah. Yah buat instansi, Lembaga, atau bahkan perusahaan2 yang lainnya. Yah cukup masuk akal buat saya. Dan itu ngasih beberapa pelajaran sama saya.

Saya pernah baca salah satu penanggulangan global warming adalah dengan penghematan air. Dan itu bikin saya aneh. Lho kok? Bukannya air itu sumber daya alam yang dapat di perbaharui sama keberadaannya tak terbatas. Buat apalagi di hemat? Malah air harusnya jadi energi cadangan dari yang lainnya. Yah kalau penghematan BBM masuk akal banget buat saya.

Dan dari keberadaan jakarta yang bikin saya mikir cukup lama (hahaha meni geuleuh) itu bikin saya ngerti kenapa air jadi salah satu sumber daya yang harus di hemat walaupun keberadaannya tak terbatas.


Okey, saya lagi upacara nih sebenernya. Ingin ngerjain hal lain aja soalnya saya males dengerin pembina upacara ngocoblak di depan.

Wassalam

Saturday, November 20, 2010

This is My Plan

Hahahaha terinspirasi sama cerita pagi ini di jalan ragunan. Jalan Ragunan Karang Pola 2A Jakarta. Make me wanna plan for my future. And This is it :

Saya ingin punya masa depan yang bagus. Masa depan yang terencana. Apalah orang bilang buat hal bullshit kaya gini. Everybody had they own way. 

Plan A

Saya lulus SMA. dengan hasil yang gimana nanti yah mudahmudahan hasilnya bagus, sakinah, mawadah, warahmah (?) Dan ngelanjutin kuliah ke salah satu Universitas apapun di Bandung atau Malaysia atau Australia. Jurusan Psikologi Pendidikan. Itu yangmama sugest buat saya. Lulus ga lebih dari 3 tahun dan saya harus usahain keras buatyang satu ini. 3taun gaada main yang pastinya saya isi dengan tugas-tugas dan pembelajaran. Pokonya saya gamau main-main buat kuliyah. Terserah orang mau fikir apa kalau kuliyah masa-masanya lajang sebelum nikah, masa-masanya seneng blablabla saya ga peduliiiiiiii, hahahaha. Dan buat ngesuksesin itu saya harus pinter-pinter pilih temen. Bukan berarti saya pilih2.tapi saya ingin punya temen yang ngebawa dampak baik sama saya. Sesama pemberontak dalam masalah ilmu dan fokus. Dan di masa ini saya juga harus cari-cari informasi tentang beasiswa di s2 nanti. Karena saya gamau ngeberatin mama terus. Saya ingin mandiri. I want to be independent. Hahahaha. Bikin roboh tembok pemikiran mama bahwa saya si manja yang mahal (kerjaannya ngabisin uang terus =)))

2015 atau di usia 21 tahun itu saya ngelanjutin s2. Tanpa jeda satu tahun atauapalah pokonya saya akan lanjutin sekolah. Untuk yang satu ini saya paksain buat dapet beasiswa. Di luarnegri wajib hukumnya buat masa ini. beasiswa mungkin jalur sunah muakad. Tapi saya usahain. Saya percaya kalau saya akan dapet beasiswa.We'll see. Saya bangun relasi saya semasa itu. Yah, relasi emang sangat penting buat saya. Siapa tau itu yang akan ngehubungin saya sama takdir saya. Saya gapernah denger cerita orang yang s2 sih. Yah, saya usahain aja saya lulus galebih dari 5 tahun. Yah mudah2an itu bisa. Lumayan wonderfulah karena saya harus bisa beradapotasi tanpa diberi tenggang waktu. Yah, maksudnya 5tahun itu saya lulus termasuk adaptasinya. 

Yah, kalau bisa di masa s2 itu saya udah nikah. Tapi saya ga begitu maksa buat hal itu. Saya ingin mapan dulu. yah, kalau yang saya rencanain sih di tahun 2020 atau waktu usia saya 26 tahun, saya pulang ke Indonesia. Terusin planing saya yang udah saya tulis sebelumnya. Yang tentang kerjaan saya. Hem,pokonya gitu wehlah, baca lagi deh kalau ingin tau, hahaha.GAPENTING. Saya nikah di usia 26 tahun. Kalau bisa kurang dari itu. 

Dan pokonya di usia 30 saya harus berhenti punya anak. Bukan apa-apa, saya inginnya saya pensiun waktu anak saya udah dewasa. Yah kalau insya allah saya masih di karuniai umur, saya mungkin akan pensiun di usia 
sekitar 50an.Tapi bukan berarti kerjaan saya finish sampe di situ. sayaakan jadi konsultan mungkin, pokonya saya umur tua saya masih ingin produktive. Di umur tua itu saya harap anak2 saya udah nikah. Hahaha saya juga ingin dateng ke pernikahan anak saya walaupun saya ngutamain karir awlnya. Yah maksudnya saya ga nikah muda banget. Hahahahaha.

Yah meninggal dan saya di kubur entah dimana.

Semoga Allah masih ngsih saa umur. Saya usahain gaakan ada yang sia-sia dari hidup saya. GIVE ME A CHANCE TO CHANGE THE WORLD!!! hahahaha *ngemeng apa atuh na, yaudahlah yah daaahhh:-h
don't think that I can do it!!
bullshitbullshitbullshitbullshitbullshitbullshitbullshitbullshitbullshitbullshitbullshitbullshitbullshit
bullshitbullshitbullshitbullshitbullshitbullshitbullshitbullshitbullshitbullshitbullshitbullshitbullshit
bullshitbullshitbullshitbullshitbullshitbullshitbullshitbullshitbullshitbullshitbullshitbullshitbullshit
bullshitbullshitbullshitbullshitbullshitbullshitbullshitbullshitbullshitbullshitbullshitbullshitbullshit
Never want to write anymore. Since today. When it all falls apart. *blepotan
Remember ur bad influence :((
There's no one like me like the way I am. So awful :((

Thursday, November 18, 2010

Embun Itu Buat Saya Menangis

Saya kangen. Kangen di cinta, kangen embun di bulan September. Seolah-olah itu pergi tanpa angin. Pergi walau harap ingin kembali. 

Pergi dengan tenangnya yang sebelumnya sentuh kulit ini dengan dinginnya. Meninggalkan saya yang juga kaku. Dingin. 

Gaakan lagi saya anggep yang lebih baik. Semuanya baik. Baik, sampai saya terlalu hina buat dapet semuanya. Saya kangen di sayang, di rengkuh dengan hangat saat tangisnya turun dengan dingin. Seperti semuanya kembali jadi hal yang baik, hangat, dan tangisanpun reda. Dan setelah saya lepas, semuanya pergi... Ya, pergi tanpa angin saya bilang. meninggalkan saya yang kaku saya bilang. 

Saya kangen di cinta. Kangen karena ini bukan hal yang munafik. Bukan sekedar kata, buktikan itu dengan nyata saya ujar pada angin dari balik hujan. Angin yang bawa embun embun yang lain menghempas di setiap celanya. Dan saya sadari, embun itu hanya tipuan. Muslihat yang menjadikan sesuatu sebagai alasan.

Hujan yang ternyata menyisakan embun di setiap pucukpucuk kenari di pagi November. Hujan yang tak hanya singgah di puncak bougenville jepang di bulan agustus. Hujan yang selalu menjadi embun yang bermuslihat. 

*** 

Sampai saya fikir pelangi itu indah. Indah warnanya ketika kelam yang lainnya. Indah ketika memancarkan cahayanya yang maha sempurna. Dan tak akan saya fikir itu indah ketika itu hanya pemantulan. Penbiasan cahaya matahari akan uap air. Bukan cahaya sebenarnya yang datang di setiap pijaran2 walau kecil. Yah, orang bilang itu cahaya malam. Cahaya kecil yang orang bilang itu kunangkunang. Hanya sedikit namun memiliki cahaya sendiri. Cahaya yang tak membutuhkan alasan dan jawaban. Cahaya. Saya kangen itu. Cahaya yang ga pernah memuslihatkan orang yang ngeliatnya. Bukan pembiasan dan bukan pantulan. Cahaya nyata yang ada dalamnya. Cahaya yang ga nyilaukan mata, tapi cahaya yang mencerahkan pandangan kita akan semuanya.

***

Maaf Saya Frontal

Ini saya. Rifana Kania. Untuk kesekian kalinya saya nyobabuat ngenalin diri saya sendiri. Hem, saya frontal semua orang tau itu walaupun dengan isyarat.

Ketika saya seneng saya ketawa. Ketika saya kesel saya marah. Itu hal yang wajar kan? Setiap orang punya pengendalian emosi yang bedabeda. Saya jutek. Ekspresi saya datar karena saya emang benci sama hal yang pasti kamu tau itu apa. Gaada yang di umpet empet karena saya ga munafik. Terserah orang bilang saya apa. Emosional? Pemarah? Pemberontak? Atau apapun yang saya ga sadari karena inilah saya. Banyak yang mau terima keadaan saya apa adanya. Jadi kenapa saya harus susah susah berubah buat seseorang yang ga pasti saya tau siapa dia.

Saya benci ketika orang cela keadaan fisik saya yang udah Allah kasih sama saya. Itu yang paling bikin saya tertunduk dengan komatkamit mengejek keadaan. Kamu tau. Saya ga bersyukur karenanya. Bisakah dengan bahasa yang lebih baik? Atau kalau memang ga terima keadaan sya. Saya ga maksa kamu atau mereka atau siapapun untuk tetap ada sama saya. Saya hanya ingin di hargain perasaannya. Bukan saya yang ingin di setiap keadaannya. Setiap orangpunya takdirnya sendiri kan? Gitu juga sama saya. Gaakan ada si cantik kalau gaada si jelek. Dan gaakan ada si boncel kalau gaada si jangkung. Begitu seterusnya.

Terima kasih buat yang selalu terima saya apa adanya. Ketika saya marah, ketika saya seneng, ketika saya hancurin orang, atau ketika saya bangkitin orang. Makasih. Mew, caca, kalian emang sahabat yang gaakan pernah saya dapet dimana pun. U're the best.

Saya pengagum teori newton. Bukan hanya untuk di ketahui. Tapi untuk diamalin saya fikir. Kaya perkataan orangyang di percaya walau ga bener itu adanya. Saya benci ketika aksi saya ga berbanding terbalik sama reaksi saya. Saya benci. Seolaholah saya melakukan hal bodoh yang saya fikir itu luar biasa tapi mereka gapernah ngerti apa keberadaanya.

Makasih buat sayang sempurna buat seorang tercela. Makasih. Saya sadar kalau ini bukan yang baik untuk saya. Ga kaya apa yang saya liat awalnya.

Sabar na, sabar. Saya benciorang bilang gitu waktu saya lagi panas. Sabar itu bukan solusi. Sabar itu memang perlakuan yang harusnya saya lakuin saya rasa. Jika ingin hasil reaksinya baik. Seperti zat aditif saya rasa.

Saya ga pernah me-labbeling orang. Karena ssaya tau setiap benda yang diarahkan pada cahaya akan selalu mempunyai bayangan. Selalu. Ga liatkah kamu suatu pelajaran dari hal kecil yang biasanya kamu abaikan? Dan bayangan itu selalu telihat lebih kecil dan lebih tersembunyi daripada sisiterangnya. Saya percaya.

Saya benci kamu siapapun yang membohongi saya. Dan kata yang bersenjata tanpa berpelana. Don't think that I don't know when u tell a lie. Intuition say that.

Wednesday, November 17, 2010

Kisah Kesetiaan Seorang Istri, Menjadi Kaki Suaminya Yang Lumpuh


Seorang istri berjuang membantu suaminya seorang guru yang lumpuh dengan cara menggendong menuju tempat mengajar selama lebih dari 17 tahun Du Chanyun adalah seorang guru di kampung Dakou kota Liushan, tepatnya di pedalaman pegunungan Tuniu. Chanyun adalah tumpuan harapan dari 500 KK yang tersebar di kampung Dakou.


Tahun 1981, setelah lulus SMA, ketika itu usianya 19 tahun, Chanyun memutuskan menjadi seorang guru SD di kampung Dakou. Pria asal kampung Nancao, Provinsi Henan ini adalah seorang guru yang gigih. Selama sepuluh tahun, setiap bulan dia hanya memperoleh gaji guru sebesar 6.5 Yuan Renmibi (sekitar Rp. 7.000).

Suatu hari, di tahun 1990, bencana datang menimpanya. Saat itu adalah musim panas. Hujan badai membasahi ruangan kelas sekolahnya. Biasanya, di liburan musim panas, orang-orang di kampung itu mengumpulkan uang untuk memperbaiki sekolah, Du Chanyun begitu bersemangat bekerja, kehujanan pun tetap kerja memindahkan batu, seluruh badan basah kuyup.

Akhirnya pada suatu hari, dia jatuh sakit, sakit berat karena kehujanan dan capek. Sayangnya, setelah sembuh ia mendapatkan tubuhnya dia sudah tidak mampu dibuat berdiri lagi. Tubuh sisi kirinya tidak dapat digerakkan. Meski begitu, ia khawatir, mengajar akan menjadi sebuah mimpi yang jauh baginya.

Istrinya, Li Zhengjie merasakan isi hati sang suami. Untuk menentramkannya, Li mengatakan, “Kamu jangan kuatir, kamu tidak bisa jalan, sampai panggung pun saya akan menggendongmu,” demikian ujar wanita dari kampung yang buta huruf ini.

Menopang Suami

Tak urung, Li memikul tanggung jawab keluarga. Setiap hari, ia harus menggendong suaminya menjadi seorang guru dari rumah sampai sekolah yang jaraknya 6 mil. Sejak 1 September 1990, jadwal hidup Li seperti ini. Setiap hari mulai pagi-pagi, Li Zhengjie bangun menanak nasi, membangunkan 4 anggota keluarganya dan menyiapkan mereka makanan. Setelah makan, ia harus menggendong suaminya berangkat mengajar.

Di sepanjang jalan, Li meraba, merangkak jatuh bangun sampai tiba di sekolah. Di sekolah, Li menempatkan suaminya di kursi lalu menitip pesan ke beberapa murid yang agak besar lantas bergesa-gesa pulang. Maklum, di rumah masih ada sawah yang menunggunya untuk dikerjakan. Sejak memikul tanggung jawab mengendong suaminya, ada dua hal yang paling dia takuti adalah musim panas dan musim dingin.

Rumah Du Chanyun berada pada Barat Selatan sekolah, walaupun jarak dari rumahnya ke sekolah hanya 3 mil, namun tidak ada jalan lain, selain dari jalan tikus, dengan batu-batuan yang berserakan, ranting-ranting pohon, sungai kecil.

Hampir Terpeleset ke Sungai

Pada suatu hari di musim panas, saat itu, baru saja turun hujan lebat, Li Zhengjie seperti hari biasa menggendong suaminya berangkat. Air sungai saat itu melimpah menutup batu injakkan kakinya. Li Zhengjie sudah hati-hati meraba-raba batu pijakan, namun tidak disangka ia tergelincir. Arus sungai yang deras menghanyutkan mereka sampai 10 meter lebih.

Untung tertahan oleh ranting pohon yang melintang di hulu sungai. Setelah lebih kurang setengah jam, ayahnya yang merasa khawatir akhirnya datang mencari, mereka ditarik, anak dan menantunya baru berhasil diselamatkan. Li lolos dari ancaman maut.

Dalam beberapa tahun ini, Li Zhengjie terus menggendong suaminya. Entah sudah berapa kali ia jatuh bangun. Pernah suaminya jatuh di posisi bawah. Kadang-kadang Li Zhengjie jatuh di posisi bawah. Suatu hari Li Zhengjie punya akal, setiap jatuh dia berusaha duluan menjatuhkan tubuhnya yang kekar menahan batu yang mengganjal. Li Zhengjie telah berjuang membantu suaminya siang dan malam. Ia bekerja keras dan capek. Sang suami, melihat dengan jelas perjuangan istrinya itu. Hati Du Chanyun merasa iba.

Sang Suami Menggugat Cerai

Pada tahun 1993, Du Chanyun memulai rencana buruk agar sang istri meninggalkannya.Ia tak ingin sang istri menderita. Untuk mencapai tujuan ini, dia mengubah karakternya, sengaja ia mencari gara-gara untuk bertengkar. Du Chanyun, mulai memakinya. Tentu saja Li Zhengjie merasa tertekan. Setelah 2 kali ribut besar, mereka sungguh-sungguh akan bercerai.

Di hari perceraian yang ditunggu, Li Zhengjie menggendong suaminya naik sepeda. Ia sangat berhati-hati mendorong suaminya ke kelurahan setempat. Semua orang sangat mengenal sepasang suami-istri yang dikenal akrab ini. Begitu melihat tampang keduanya, semua orang makin gembira.

“Saya tidak pernah melihat wanita menggendong suaminya ke lurah minta cerai, kalian pulang saja,” ujar pihak kelurahan. Setelah keributan minta perceraian tenang kembali, Li Zhengjie hanya mengucapkan sepatah kata pada suaminya.

“Walaupun nanti kamu tidak bisa bangun lagi, saya juga akan menggendong kamu sampai tua.”

Tidak Pernah Sekalipun Bolos Mengajar

Kondisi di sekolah tempat Du Chanyun mengajar sangat parah. Meski demikian, kedua pasang suami istri bisa memberikan pendidikan yang baik buat anak-anak. Di sekolah itu, pendidikan sangat kurang baik. Tidak ada alat musik dan tidak ada poliklinik. Namun Du Guangyun menggunakan daun membuat irama musik buat anak-anak. Li Zhengjie naik ke gunung mencari obat ramuan, pada musim panas dia memasak obat pendingin buat anak-anak, pada musim dingin masak obat anti flu buat anak-anak.

Di bawah bantuan istri, dalam 17 tahun, hari demi hari, tidak terhalangi oleh angin hujan, tidak pernah bolos satu kali pun. Suatu hal yang menggembirakan, data yang terkumpul dari kepala sekolah tentang hasil ujian negeri bulan April, tingkat siswa yang lulus dari sekolah SD tersebut mencapai 100 %. Tahun lalu ketika ujian masuk perguruan tinggi, ada 4 orang siswa yang dulu pernah diajari dia masuk ke perguruan tinggi, tahun ini ada 4 lagi yang lulus masuk masuk spesialis.

Kini, setiap hari raya Imlek, murid-muridnya sengaja pulang ke kampung menjenguk bapak dan ibu gurunya, masalah tersebut menjadi peristiwa yang sangat menggembirakan bagi sepasang suami istri guru ini. [via Kaskus]

EfekRumahKaca

Dalam bukunya yang berjudul What are Global Warming and Climate Change? Answers for Young Readers, Chuck McCuthcheon mendaftarkan 10 fakta tentang efek rumah kaca. Ini fakta-faktanya.

  1. Dari 900 artikel tentang perubahan iklim yang terbit antara 1993 sampai 2003, tidak ada yang mendepat pendapat kalau manusia adalah salah satu penyebab utama pemanasan global.
     
  2. Dalam 50 tahun terakhir, suhu Alaska meningkat 5,5 derajat Fahrenheit atau 14,72 derajat Celcius.
     
  3. Penerbangan dianggap berdampak terhadap perubahan iklim sebesar 3,5 persen. Angka itu diprediksi bisa mencapai 15 persen pada tahun 2050, seiring peningkatan lalu lintas udara.
     
  4. Jika kondisi penggunaan kertas di China sama dengan di Amerika Serikat, produksi kertas harus ditingkatkan hingga 2 kali lipat.
     
  5. Perubahan iklim bisa membuat harga makanan meningkat. Contohnya, produksi avokad california diperkirakan akan turun 40 persen dalam waktu 40 tahun mendatang. Sesuai hukum ekonomi, harganya akan meningkat.
     
  6. Di Amerika Serikat, pembuatan pupuk kompos menghasilkan sepertiga metanol dari seluruh produksi gas hasil rumah kaca tersebut.
     
  7. Perubahan iklim akan meningkatkan frekuensi gigitan nyamuk. Iklim yang panas membuat populasi capung dan katak–hewan pemakan nyamuk–semakin berkurang.
     
  8. Kulkas saat ini 70 persen lebih hemat listrik ketimbang kulkas yang diproduksi pada tahun 1970-an.
     
  9. Mencuci perabotan makan secara sekaligus mengurangi sekitar 45 kilogram karbon per tahun ketimbang mencuci sebagian-sebagian.
     
  10. Membuat komputer sleep pada saat ditinggalkan mengirit pengeluaran karbon nyaris 500 kilogram per tahun ketimbang mengaktifkan screen saver.

Ingin Suksesnaa?

Sukses bermula dari mental. Anda bisa saja miskin namun jika Anda yakin bahwa Anda bisa sukses, maka itulah yang akan Anda raih. Demikian juga sebaliknya, jika seseorang terlahir kaya, namun tidak memiliki mental sukses, maka kelak ia pun bisa jatuh melarat.

Tak peduli apa pun yang menjadi profesi kerja Anda sekarang, apakah karyawan rendahan atau bos sekalipun, Anda bisa meraih sukses dengan mengembangkan 50 kebiasaan sukses ini. Namun, ingat juga bahwa ukuran kesuksesan bukanlah uang, melainkan mental puas itu sendiri.

1.Carilah dan temukan kesempatan di mana orang lain saat orang lain gagal menemukannya.

2.Orang sukses melihat masalah sebagai bahan pembelajaran an bukannya kesulitan belaka.

3.Fokus pada solusi, bukan berkubang pada masalah yang ada.

4.Menciptakan jalan suksesnya sendiri dengan pemikiran dan inovasi yang ada.

5.Orang sukses bisa merasa takut, namun mereka kemudian mengendalikan dan mengatasinya.

6.Mereka mengajukan pertanyaan yang tepat, sehingga menegaskan kualitas pikiran dan emosional yang positif.

7.Mereka jarang mengeluh.

8.Mereka tidak menyalahkan orang lain, namun mengambil tanggung jawab atas tindakan mereka.

9.Mereka selalu menemukan cara untuk mengembangkan potensi mereka dan menggunakannya dengan efektif.

10.Mereka sibuk, produktif, dan proaktif, bukan luntang-lantung.

11.Mereka mau menyesuaikan diri dengan sifat dan pemikiran orang lain.

12.Mereka memiliki ambisi atau semangat.

13.Tahu benar apa yang diinginkan.

14.Mereka inovatif dan bukan plagiat.

15.Mereka tidak menunda-nunda apa yang ada.

16.Mereka memiliki prinsip bahwa hidup adalah proses belajar yang tiada henti.

17.Mereka tidak menganggap diri sempurna sehingga sudi belajar dari orang lain.

18.Mereka melakukan apa yang seharusnya, bukan apa yang mereka mau lakukan.

19.Mereka mau mengambil resiko, tapi bukan nekat.

20.Mereka menghadapi dan menyelesaikan masalah dengan segera.

21.Mereka tidak menunggu datangnya keberuntungan, atau kesempatan. Merekalah yang menciptakannya.

22.Mereka bertindak bahkan sebelum disuruh/ diminta.

23.Mereka mampu mengendalikan emosi dan bersikap profesional.

24.Mereka adalah komunikator yang handal.

25.Mereka mempunyai rencana dan berusaha membuatnya menjadi kenyataan.

26.Mereka menjadi luar biasa karena mereka memilih untuk itu.

27.Mereka berhasil melalui masa-masa berat yang biasanya membuat orang lain menyerah.

28.Mereka tahu apa yang penting bagi mereka dan melakukan yang terbaik yang mereka bisa.

29.Mereka memiliki keseimbangan. Mereka tahu bahwa uang hanya alat, bukan segalanya.

30.Mereka paham betul pentingnya disiplin dan pengendalian diri.

31.Mereka merasa aman karena mereka tahu mereka berharga.

32.Mereka juga murah hati dan baik hati.

33.Mereka mau mengakui kesalahan dan tidak segan untuk minta maaf.

34.Mereka mau beradaptasi dengan perubahan.

35.Mereka menjaga kesehatan dan performa tubuh.

36.Mereka rajin.

37.Ulet

38.Mereka terbuka dan mau menerima masukan dari orang lain.

39.Mereka tetap bahagia saat menghadapi pasang surut kehidupan.

40.Mereka tidak bergaul dengan orang-orang yang salah/ merusak.

41.Mereka tidak membuang waktu dan energi emosional untuk sesuatu yang di luar kendali mereka.

42.Mereka nyaman bekerja di tempat yang ada.

43.Mereka memasang standar yang tinggi bagi diri sendiri.

44.Mereka tidak mempertanyakan mengapa mereka gagal namun memetik pelajaran dari itu semua.

45.Mereka tahu bagaimana harus rileks, menikmati apa yang ada, dan mampu bersenang-senang dalam kecerobohan sekalipun.

46.Karir mereka bukanlah siapa mereka, itu hanyalah pekerjaan.

47.Mereka lebih tertarik pada apa yang efektif ketimbang pada apa yang mudah.

48.Mereka menyelesaikan apa yang telah mereka mulai.

49.Mereka menyadari bahwa mereka bukan hanya makhluk hidup belaka, namun juga makhluk rohani.

50..Mereka melakukan pada yang mereka katakan.

Jadi, apakah ada beberapa kebiasaan yang sudah menjadi bagian dari hidup Anda saat ini?! Jika ada, kembangkan itu, dan tambahkan peluang sukses Anda dengan melakukan yang lain. Ingat, sukses bukanlah milik orang yang tidak pernah gagal, melainkan milik orang yang tidak pernah menyerah!!

Inilah Alasan Mengapa Lubang Pusar Tidak Boleh Dibersihkan


Pusar adalah suatu tanda lubang tertutup di atas perut, yang dibuat oleh sengaja ketika tali pusar dilepas dan dipotong dari perut bayi yang baru lahir agar terlepas dari plasenta ibunya. Semua makhluk mamalia yang berplasenta pasti akan mempunyai pusar. Pada hewan umumnya pusar hanya terlihat seperti garis tipis yang samar.

Kotoran pada kulit (daki / bolot ), meskipun setiap hari kita sudah mandi, kotoran ini tetap ada. Ini disebabkan karena sebenarnya daki itu bukan cuma kotoran. Setiap hari ada sel mati yang mengandung keratin gugur dari permukaan kulit dan minyak yang keluar, semua bercampur bersama kotoran, itulah yang menjadi daki. Sel kulit mati dan minyak yang terkumpul pada lubang pusar menjadi kotoran di sana. Tetapi kotoran pusar itu tidak boleh dibersihkan.




Kenapa lubang pusar tidak boleh dibersihkan?

Kulit yang terdapat pada pusar lebih tipis daripada kulit pada bagian tubuh yang lainnya. Jadi, jika kulit dianalogikan sebagai dinding kastil, pusar dianggap sebagai pintu gerbangnya. Ingatkah anda, dulu waktu anda masih dalam kandugan ibu, pusar menjadi penghubung antara ibu dan anak. Dan sekarang pintu itu sudah tertutup. Pintu merupakan titik lemah dari suatu kastil. Dan pintu ini harus senantiasa kita jaga, karena jika pintu ini anda rusak sendiri dengan mengorek-korek atau membersihkannya yang akan menyebabkan pintu retak, anda yang akan rugi sendiri. Bagaimana tidak, anda telah membukakan jalan pada jutaan musuh yang telah menunggu di sekeliling kastil anda. Walaupun di balik kulit masih ada pertahanan lainnya (Antibodi, makrofag, dll), apa salahnya jika anda menjaganya, karena tidak ada yang bisa menjamin prajurit anda di balik dinding kastil akan menang atas serangan musuh.

Sunday, November 14, 2010

Changechange

Hem, sedih banget. Jadi korban labelling. Pernah belajar sosiologikan?Itu teorinya Lamert yang saya inget. Saya ingin berubah heyheyhey!! Mau rajin dan tugas kelompok dikerjain sama saya semua selalu tapi kenapa saya selalu dianggep nakal? Padahal saya udah gapernah lagi main karena saya udah ngeluarin diri dari teater. Saya udah gapernah lagi pulang malem kecuali pulang les walaupun keadaan maksa saya. Hem, plislah sugest saya biar saya berubah jadi lebih baik. 

Saya udah mulai berubah sejak kejadian itu. Kejadian yang bikin saya tertunduk malu akan diri saya. Hem. Saya udah berubah. Trust me. Tolonglah buang fikiran saya tentang label-label yang sebelumnya. Saya udah berubah.

Saya seseorang yang tulisannya condong ke kanan. Orang yang selalu terpengaruh sama keadaan. Orang yang bergantung sama orang lain. Itu yang saya pelajari di graphology. 

Apa bener yah kalo orang yang baik akan cenderung baik terus berarti orang yang nakal akan cenderung nakal. Hemeh. Teori newton. Tapi saya pegang aksi=reaksi sekarang.  Hem, bismillah bismillah saya usahain.

Saturday, November 13, 2010

Everything mine

Sometimes Im so thankful for everything that I have. But sometimes not.

Special give thanks for Allah. the Merciful, all prays to be Allah the lord of the world. Who giving me everything that it good for me. Ampuni saya ya Allah jika saya yang hina ini enggan bersyukur kepada-Mu. enggan memuja-Mu dan enggan bertasbih kepada-Mu. Terlalu buta dengan apayang saya hadapi di dunia. Padahal saya juga tau semuanya gaakan abadi.

Mama, papa yangselalu ngasih apa yang saya minta. Apa yang saya mau walau gasecara langsung karena saya tau itu bakal ngasih dampak psikologis yang ga bagus buat saya. Makasih mama yang selalu ada buat saya walaupun kadang mama lebih merhatiin kerjaannya. Tapi saya tau itu buat kebaikan saya juga. Mama yang bodor yang gapernah bikin saya tegang. Selalu nyaman kalo deket mama. Maaf ma, pa, ana bandel. Ga pernah jadi ana yang di harepin sama kalian. Selalu berontak sama apa yang kalian minta. Padahal kalian gapernah berontak sama hal yang saya minta. Mama yang kadang cape pulang kantor tapi saya mintain tolong buat masakin. Mama papa yang selalu nungguin pager tiap hari-selasa-jumat padahal di luar sana saya maindulu. Mama, papa, maaf, makasih juga. Saya yakin kalian masuk surga. Saya yakin. Semoga saya punya keluarga sebaik kalian nanti.

Ginan Aulia Rahman. thanks for everything that u give to me. Sabarnya, cemburunya, sindirannya, hahahaha saya gaakan lupa walaupun saya udah ga sama kamu nanti. Maaf saya selalu buat emosi. Selalu ga nurut sama apa yang pernah di minta. Bandel. Masih inget waktu itu? Hahaha saya gaakan lupa juga. Hem kapan ketemu lagi? 4 taun disana yah? Semoga dapet jodoh yang putih disana. Gaitem kaya saya yang kamu bilang kaya anak layangan.Yang feminime ga kaya saya. Maaf kalo saya gapernah bikin kamu seneng.Bikin kamu termotivasi. Yang ada cuma buang-buang waktu kamu. Buang-buang uang jajan buat hal yang ga penting. Saya.

Charissa, Irma, Devy, Eka, Ika, Jebe, Billy, Sendeh, Imam, Dodod, Risna, Elga, Kochas, Dan yang lainnya yang saya haro buat di ketik, hahaha. Kalian pelipur lara. Pelita dalam gulita. Sayangmu tiada tara *ngomong apa aku teh? hahaha* Makasih kalian baik banget sama saya. Perhatian waktu saya di sakitin, ngebela saya waktu saya gabisa bikin pembelaan. Selalu ngerti ke-autisan saya di tiap harinya. Selalu kasih conteka waktu ulangan dan bikin saya kerja ekstra di makalah kelompok. Hahahaha. Hem, semoga amal ibadah kalian di terima di sisinya. Saya cinta kalian semua lop u pull det pokonya mah, hahahahahaha

Caca anggraeni, Mewramadhi, Sorah, Ichaanra, Dan semua crew GO Metro yang selalu ada buat saya. Sebagai pundak buat senderan saya. Saputangan buat tangis saya dan Orang gila buat saya yang gila (?) hahahaha pokonya saya sayang banget sama kalian. Kalian yang bela saya walaupun saya pikir itu berlebihan. Makasih selalu ada buat saya. Saya gatau mau kemana tiap selasa-jumat kalo kalian gaada.

Kakak saya, kang yusuf, icang, hahaha kangen Laskar ka. Saya si bungsu disana. Masih inget. Saya yang selalu dapet apapun dari peran yang saya mau. Sampe tjut tjak dien itu. Hahaha kalian udah kaya sodara sendiri buat saya. Kapan lagi kita ke teahouse pake otopet dari hotelnya? hahahaha Kangen iih. Kapan yah saya dapet peran lagi? Makasih yah udah pernah ada buat ngasuh saya. Buat ngasih saya makan, kasih sayang dan uang. Hahahaha.

Semoga mereka selalu dalam lindungan rahmat Allah. Amiin
she's still on u and I don't know what I've to do when this feeling come along.

My Lovely Elementary

Remember what I used to be..


Dulu saya anak kecil. Yah, anak kecil yang bandel dengan rok pendek dan kaus kaki panjang. Itu yang terjadi saat sayamasih SD. Let me tell u..


Saya seneng banget nyanyi waktu itu. That's why I get karawitan for my extracuricular. Hahahaha. Remember what I used to be. Saya sering nyanyi di RRI. Buat ngisi acara kakawihan gitu. Yah walaupun cuma jadi suara dua tapi saya cukup seneng. Emang suara saya pas-pasan, tapi gitu juga saya pernah eksis, akakakak. Saya juga pernah menang lomba nyanyi se alfamart. Hahaha itu SD kelas 6.
 
Saya pemain basket. Dengan nomer 18. Dan itu jugasalah satu exkul saya. Hahaha inget waktu saya ga bisa ngemasukin bola ke ring saya langsung kabur. Hahahaha. Kabur pulangke rumah. Sampe di kejar-kejar sama pelatihnya.Parah deh.
 
Saya suka banget ngegambar. Yah ngegambar. itu salah satu ekskul sayalagi.Hahaha saya sering banget gambar di canvas yang nantinya di pajang di ruang kesenian di sekolah. Gambaran saya eksis walaupun emang ga sebagus punya kunkun atau muthi. Lucu juga sih sebenernya kalo nginget waktu saya ekskul seni lukis. Saya sama muthiikutan karena gurunya pa Andang. Masih muda waktu itu. Ngajar sambil kuliah. Dan dia emang cakep. Padahal kita masih SD yaampun. Sampe saya sama muthi smsan sama Pa Andang. hahaha kocak. Bapa dimana? Pasti udahnikah yah? Gaakan lupa dong sama yang bandel ini? hahahaha
 
Bu mimin milaswati. Masih inget sayakah? Ini saya. Satu-satunya murid yang inget ulang tahun ibu tapi ngelempar penggaris besi sama ibu. Yang ibu buat nangis karena saya bawain kue tart. Ga nyangka yah bu anak sebandel saya sebaik ini? hahahaha. Saya kangen ibu. Ibu guru IPA. Ibu gendut lucu deh. Saya masih inget. Masih inget kata-kata ibu yang nyuruh pake sabun cair daripada sabun batang. Ibu rumahnya masih di kontrakan itu? Tempat yang dulu saya lewatin setiap harinya. Ibu masih inget saya? Seseorang yang Bikin ibu pusing karena kebandelannya.

Bu Mimin Mintarsih. Ibu waktu itu 54 taun. Masih Seger walau udah tua. Ibuyang bikin kita juara senam se-Bandung. Yah, senam ayo bersatu. Ibu atur gerakan kita di tiap sentinya. gamau ada lengkungan se derajatpun dari gerakan kita. Guru yang saya takuti dan saya inget ke disiplinannya. Ibu masih jadi ibunya pa andang? Hahaha pertanyaan bodoh. Saya kangen dianter lomba penyiar cilik sama Ibu. Ibu apa kabar? Masih ngajar? Sekarang umurnya udah 60an. Ibu saya kangeen ...
 
Ini saya lagi. Rifana. Juara Pramuka se-Kota Bandung waktu itu. Pewe tiap hari Sabtu. Roknya mini banget. Hahahaha. Dasar anak bandel. Dan Pa Maman. Masih jadi pembina Pramuka? Kayanya sekarang udah nikah yah? Udah ga ngontrak pa? Hahahaha. Saya kangen Bapa. Guru Bahasa Indonesia yang setengah botak.
 
Ini Ana. Ana yang sering bikin anak cewe nangis karena ular karet di tangannya. Saya yang temennya Deski, Fariz, yang saya tau mereka bukanlah anak yang baik. Hahahaha. Saya yang pernah bikin gempar se-SD karena berantem sama Zahra di tengah lapang pas Hari Kamis. Masih inget sampe kita jambak-jambakan dan rok saya sobek. Itu karena kamu rusakin PS saya waktu di rumah. Yah PS. Playstation buat main Winning Eleven. Maafin saya Zahra. Saya denger kamu kena kanker.
 
Saya yang seinget saya bandel. Tapi saya ngerasa masih punya prestasi. Akakakak pede banget yah. Kangen SD saya. SDPN Setiabudhi Kampus UPI BANDUNG. Bangunan bekas rumah sakit balanda yang orang bilang. Banyak kejadian ini itu yang orang bilang. Tapi saya bilang ini sekolah dasar yang paling bagus sedunia, hahaha yaiyalah kan saya alumninyaaa =))
 
SDPN. Sekarang bangunannya udah berubah banget. Nyatu sama lingkungan TK. Hem, saya kangen. Kangen mereka yang ada di dalemnya. Kangen dipanggil ke ruang Kepsek karena berantem di lapangan. Hahahaha. Kangen lomba-ini itu. Bangga saya masuk SDPN. Sekolah yang ketat banget waktu masuknya. Ketat karena orang yang terpilih yang sayakira masuk sana. Semuanya berprestasi lulusan sana. Dan saya nyesel udah nyia-nyiain itu semua...

Sometimes It Happen to Me

Sometimes I think 'bout my life before I go to bed ...

Sometimes, I wish I could rewind to the past or fast forward to the future ...

Sometimes, I don't know who my real friends are ...

Sometimes, My situation doesn't seem to be progressing right now, doesn't mean you need to change a thing ...

Sometimes, I think God is still preparing your king, doesn't mean that you're not already a queen ...

Sometimes, I think no one has come along to share your life, doesn't mean that day isn't coming ...

Sometimes, I feel I hate the fact that you say you miss me but you don’t do anything about it ...

Sometimes, I pretend I'm on my phone while I'm standing alone ...

Sometimes, I feel minds hold soo many memories, but very little knowledge ...

Sometimes, I feel weekday goes so slow. Weekend goes too fast. It's not fair ...

Sometimes, I hope someone take me like the way I'm ...

Sometimes, I hope I want to repeat my life ...

Sometimes, I never thankful for everything on my own ...

Sometimes, I think my life it's perfect ...

Sometimes, I wanna kill myself because of my own life ...

Where's past Rifana?

Dimana rifana yang dulu? Yang suka ikutan lomba cerdas cermat walaupun sebenernya saya ga cermat da hanya 1% cerdas, hhe.

Dimana Rifana yang dulu? Yang suka ikut lomba Bahasa Inggris ini-itu sampe dijauhin sahabat saya karena kemarukan saya.

Dimana Rifana yang dulu? Yang seneng nyanyi dan punya duit sendiri dari RRI.

Dimana Rifana yang dulu? Yang punya obses bikin novel walaupun pernah di tolak. *bodohnya karena gapunya link dan saya masih kecil, hahaha

Dimana Rifana yang dulu? Yang sering main teater dan bikin saya sedikit mandiri karenanya?

Dimana Rifana yang dulu? Yang suka gambar sampe bikin canvas sendiri.

Dimana Rifana yang dulu? Yang suka desain sampe punya booklet bsendiri hasil sobekan buku pelajaran.
Hahahaha. Dimana Rifana yang dulu? Yang selalu punya obsesi akan suatu hal dan selalu berusaha dapetinnya.

Dimana Rifana yang dulu? Yang cerdas-cermat al-Qur'an dan bikin mama saya fikir saya insyaf

Dimana Rifana yang dulu? Yang berobsesi jadi kimiawan atau fisikawan.

Dimana Rifana yang dulu? Yang saya temuin selalu belajar sampe tengah malem dimushala.

Dan yang saya temuin sekarang cuma seonggok Rifana yang sekarang. Rifana yang pemales dan kerjanya cuma baca komik. Rifana yang selalu ngeluh dan ga pernah mensyukuri yang ada. Rifana yang hobbynya belanja dan ga punya keahlian apa-apa buat di kembangin kaya dulu. Rifana yang saya tau selalu nunggakin PR dan Rifana yang ga sebaik dulu. Rifana yang kerjanya berontak akan suatu hal walaupun itu negative.Rifana yang ga aktiv dimana-mana. Rifana yang di abaikan keadaanya. Rifana yang di remed ini-itu. Rifana yang lupa akan ayat-ayat yang pernah dia inget. Rifana yang gaada apa-apanya. Rifana yang gapunya apa-apa dari siapa-siapa. Dimana Rifana yang duluuu? Kenapa ga beraksi ke arah positive? Semoga sekarang belum terlambat buat semuanya. Saya coba. Dari sekarang. Saya coba. Bismillah...

*bantu saya dengan do'a, saya coba motivasiin diri saya

It sound's amazing!

http://www.youtube.com/watch?v=o90NocSDYJ0&NR=1

Wednesday, November 10, 2010

IRI SAMA KA AYA & KA ADIT!!!

Pembelajaran buat nanti udah gede, hahaha

Suatu hari sepasang kekasih yg saling mencintai itu menikah….

Mereka sangat bahagia….tetapi selang sebulan setelah pernikahan itu kebiasaan buruk dari masing-masing mulai terlihat…

Akhirnya mereka membuat kesepakatan atau komitmen…tepatnya di sebuah ruang keluarga…mereka duduk berhadap-hadapan…dan mulailah percakapan itu…

Percakapan dimulai dari perkataan sang istri…sedangkan sang suami mendengarkan baik-baik…

Istri: “Sayang aku ga mau nantinya kita ribut dan berakhir perceraian sebelum itu terjadi…aku mau kamu menulis kebisaan buruk aku yg ga kamu sukai…dan sebaliknya juga aku, aku akan menulis kebiasaan buruk kamu yg ga aku sukai…gimana sayang?”

Suami: “Oke….aku setuju…”

Mulailah mereka menulis….si istri langsung menulis di kertas…dengan cepat dan seksama…tak berapa lama si istri sudah menulis sepertinya ada 5 atau 7 nomor sedangkan si suami hanya bisa melihat dan belum memulai menulis satu kalimat bahkan satu kata pun tidak…

Istri: “Aku sudah selesai..kamu??”

Suami (dengan tersenyum): “Aku juga sudah selesai…”

Istri: “Kalau gitu kamu yg baca duluan…”

Suami: “Tidak-tidak…kamu duluan yg membaca…”

Istri : “Ok, aku dulu yg membaca…tapi aku harap kamu jangan tersinggung ya sayang…”

(si istri mulai membaca)

“Satu, aku ga suka kamu ngorok atau ngigau di saat kita tidur bersama…”

Mendengar hal itu si suami tidak lagi menatap wajah si istri, pandanganya mulai kemana-mana.

(si istri melanjutkan)

Istri: “Dua, kamu tuh ga bisa rapi…baju kotor entah kamu taruh sembarangan dimana-mana…aku sudah bilang kan baju kotor langsung ditaruh di tempat pakaian kotor…”

Mendengar perkataan si istri yangg ke dua, si suami menundukkan kepala…

Berlanjut si istri membaca yang ketiga hingga nomor enam, si suami terdiam dan menggenangkan air mata…

Si istri melihat: “Sayang kamu ga papa kan??”

Si suami hanya menggelengkan kepala dan tersenyum…

Istri: “Baiklah aku lanjutkan lagi…”

(si istri membaca yg terakhir)

Istri : “Kalau kamu…seperti apa yg kamu tulis di kertas itu…coba bacakan…”

Suami : (menggelengkan kepala…dan memperlihatkan kertas kepada istrinya)
“aku tidak menuliskan apapun..karena bagiku..tak ada satupun keburukan dari sikap kamu, sayang…aku mencintai kamu apa adanya dan cinta yang apa adanya itu tidak menuntut seseorang untuk mengubah kebiasaannya…karena itulah cinta…berbeda dan saling melengkapi…”

Mendengar hal itu si istri menangis dan memeluk suaminya…dan berkata,

Istri: “Maafkan aku…”

Suami: “Sebelum kamu minta maaf…aku sudah memaafkan mu…”.

Saturday, November 06, 2010

Za'a Oh Za'a My Little Twinade

Malem tadi. Saya berusaha ngepelajarin kondisi psikis yang ada sama za'a. Za'a. Gitu panggilannya. Nama aslinya zahra fadhillah.

Sore itu ga sengaja dia pecahin gelas waktu dia mau minum karena kepedesan. Gelas pecah itu bikin dia di sorakin sama adeknya sendiri. Syira zakiyyah. Ga kaya namanya. Dia bengal banget. Malah kalau kamu gatau dr rambutnya yg panjang, kamu gaakan tau kalau itu cewe. Hahaha.

Okey, udah saya tebak pasti za'a nangis. Ya, dia emang nangis karena di sorakin gitu. Saya pernah kecil juga kaya dia. Ya, dia ke kamar belakang dan dia emang nangis. Sebelah saya yang kebetulan lagi ngecharger hp. Isma ngedeketin. Isma itu anaknya bi Neni. Sepupu saya juga. Anak kelas satu SD. Dibawah za'a 2 taun.

Za'a curhat sama isma. Gajelas curhat apa karena mereka bisikbisik. Tapi saya ngerti perasaannya za'a.

Beberapa lama, akhirnya za'a ga lagi nangis. Kita (saya isma za'a) cerita sedikit di sana. Hahaha jadi kangen waktu dulu.

Lupa lagi detail curhatnya kaya apa. Tapi yang saya liat za'a itu orangnya sabar, tegas, cerdas. Beda kaya saya waktu itu. Waktu saya kelas 2 SD aja saya udah berkali-kali ingin kabur dari rumah karena hal-hal kecil kaya mecahin piring. Bahkan udah berapa kali saya ngebuntel baju buat kabur itu. Hahaha saya emang gampang desperate dr dulu. Bahkan bukan cuma kabur, saya udah berapa kali ngancem bunuh diri sama mama saya karena mau saya ga dikabulin. Hahaha saya emang sakral. Parah deh. Tapi saya juga bersyukur. Karena itu bikin saya lebih ngerti sama keadaan psikis anak kecil yang saya liat sekarang.

Saya, za'a, isma akhirnya pindah ke ruang tengah buat nonton tv. Ya, nonton berita. Petir akhirakhir ini bikin dua stabilizer tv itu meledak juga dan parabola sedikit error. Bikin saya gatau tentang keadaan merapi atau tsunami di papua. Parah deh saya gatau apaapa.

Di ruang tengah itu za'a berceloteh dengan cerdasnya. Umur kelas 3 SD semasa saya belum ada pelajaran bahasa inggris. Saya belajar di usia saya kelas 5 SD. Beda sama anak sekarang. Dari TK aja udah belajar bahasa inggris.

Di umur 3 SD ini za'a belajar dari manapun. Saya tanya dia tentang kemampuannya bahasa inggris. Dia udah hafal banyak vocabulary. Dia bilang dia belajar dari guru (tentunya), dari buku (usia saya segitu waktu itu cuma dihabisin sama main, haha), belajar dari tantenya, dan bahkan dia juga bilang kalau dia belajar dari tulisan di tembok mall.

Dia hafal banyak ayat. Juz ama. Surat pendek dengan artinya. Seinget saya saya baru bisa alqur'an seumur itu, hahaha. Buat juz ama yang berayat panjang, dia cuma hafal 1-4 ayatnya aja. Dan beberapa cuma hafal namanya aja. Subhanallah buat saya kalau dibandingin saya waktu itu.

Za'a juga semangat belajarnya tinggi. Dia tanya saya gimana caranya ngafalin al-Qur'an dg gampangnya. Dia juga tanya englishnya ini-itu yang kemudian dia minta saya buat ngetest udahnya.

Yang saya liat selama ini juga dia selalu ngertii kelakuan adeknya yang tiap harinya udah kaya singa kelaperan. Haha. Subhanallah juga karena saya dulunya cuma mikirin diri saya sendiri. Hahaha

Tapi sayang, dia perasa banget. Samalah kaya yang saya rasain dulu buat hal ini. Dia cerita sama saya mending dia mati daripada idup kaya gini terus. Dia ngerasa dunia gaadil sama dia waktu dia minta dibeliin bubur tapi dia sendiri yang ga kebagian, hahaha. Parah. Dia sebegitunya desperate pdhl yang saya liat dia selalu ngalah, selalu kasih apapun yang dia punya. Ternyata sekecil itu juga dia udah ngerti cara ngadepin perasaan orang. Pelajaran buat saya.

Yah saya doaiin sepupu saya yang satu ini biar selalu cerdas dalam perilakunya, hahaha. Amiin