Wednesday, June 30, 2010

Eropa Akui Ada Diskriminasi Terhadap Muslim

VIVAnews - Uni Eropa akan terus bekerja sama dengan Indonesia untuk meningkatkan dialog dan kerjasama antara Dunia Islam dengan masyarakat Eropa. Dengan demikian, skeptisme di antara Islam dan Eropa diharapkan akan berkurang, serta terciptanya hubungan yang harmonis di antara keduanya.
Saat ini, Uni Eropa mengakui masih ada diskriminasi terhadap muslim di Eropa. Salah satunya adalah pelarangan terhadap menara masjid di Swiss.
"Pelarangan menara masjid termasuk pelanggaran hak asasi manusia. Hal ini juga sudah dilaporkan ke Strasbourg (The European Court of Human Rights," kata Agata S. Nalborczyk, akademisi dari Universitas Warsawa, dalam seminar "Islam in A Globalising World" di Jakarta, Rabu 30 Juni 2010.
Sedangkan, mengenai sejumlah negara yang memberlakukan pelarangan jilbab, Uni Eropa berpendapat itu merupakan masalah penerapan hukum masing-masing negara. Misalnya, Prancis yang memberlakukan pelarangan penggunaan simbol-simbol agama di ruang publik.
"Harus diketahui hukum di Prancis bukan hukum yang baru. Tidak hanya untuk hijab muslim, tapi juga simbol-simbol agama lain. Ini hukum yang telah diterapkan di Prancis sejak lama," kata Agata.
Selain itu, Eropa juga mengakui masalah terbesar yang meregangkan hubungan keduanya adalah ekstrimisme. "Ini bukan tentang Islam melawan Eropa, tapi ekstrimisme melawan pluralisme," kata Mike Hardy, Koordinator Wilayah Program Dialog Lintas Budaya dari British Council.
Silvia Escobar, Duta Besar untuk Tugas Khusus bidang Hak Asasi Manusia, Kementerian Luar Negeri dan Kerjasama Spanyol, menilai Eropa tidak pernah menganggap ekstrimisme bagian dari Islam. "Setiap budaya punya identitas dan nilai, demikian juga Islam. Ekstrimisme jelas bukan budaya Islam," ucap Silvia.
Sedangkan, Duta Besar/Kepala Delegasi Uni Eropa Julian Wilson mengakui, ekstrimisme juga terdapat di masyarakat Eropa. Karena itu Uni Eropa juga belajar dari Indonesia dalam menangani ekstrimisme.
"Melalui berbagai cara. Penegakan hukum, hak asasi, dan cara-cara lain yang bersifat dialog," kata Julian. 

Gol Hantu Piala Dunia

RABU, 30/6/2010 | 13:09 WIB
OLEH RENE L PATTIRADJAWANE

Ledakan dalam emosi yang berbeda-beda. Ini adalah ungkapan yang tepat untuk menggambarkan jalannya pertandingan sepak bola akbar dalam Piala Dunia 2010 yang berlangsung di Afrika Selatan. Kesebelasan demi kesebelasan tersisih dalam babak 16 besar, ”pulang kampung” istilah para pencandu bola.

Termasuk yang ”pulang kampung” adalah kesebelasan ”Tiga Singa” Inggris yang harus menelan kekalahan dan menerima kutukan sepanjang dekade berlangsungnya Piala Dunia. Inggris kembali dikutuk untuk menerima kekalahan dari Jerman yang terus didemonisasi oleh media massa Inggris setiap kali kedua tim bertemu.

Dalam sejarah, Inggris dan Jerman selalu menjadi musuh dalam dua hal, perang dan bertanding sepak bola. Dan gelora kebencian kedua kesebelasan ini pun dirasakan di seluruh dunia berkat kemajuan teknologi komunikasi informasi, baik melalui Facebook, Twitter, internet, jaringan teve, maupun ragam teknologi lainnya.

Daily Express yang diakses di internet menulis, ”... pujangga nasional kita (Shakespeare) menulis 38 drama dan 154 soneta. Di Jerman yang ’dianggap’ setara dengan dia (Shakespeare) menulis Faust (keberuntungan) sebuah drama dua bagian yang suram tentang seorang manusia menjual jiwanya ke setan, dan menulis sebuah novel berjudul Die Leiden des jungen Werthers (Kesedihan Werther Muda) yang ditiru orang muda bunuh diri romantisme....”

Begitu cara orang Inggris mengejek Jerman mengacu pada penyair dan pujangga Jerman, Johann Wolfgang van Goethe. Dalam Piala Dunia 2010 tercipta ”gol hantu” yang tidak diakui setelah pemain Inggris, Frank Lampard, menendang bola ke gawang Jerman dan tidak diakui wasit. Kegusaran pun semakin menjadi.

Musuh bebuyutan

Drama pada menit ke-38 itu berupa tendangan keras Frank Lampard menjadi kontroversi yang akan dibahas, diulas, dan dikesali sepanjang abad. Komentator sepak bola di teve BBC Inggris yang memberikan ulasan jalannya pertandingan terus saja nyerocos, ”... England World Cup’s team is dying in Bluefountain.... Surely that was in.... It was far in.... Everybody in the stadium knew it was in....” (Tim Inggris terkapar di Bloemfontein. Betul-betul bola sudah masuk. Yakin sudah masuk. Setiap orang di stadion tahu itu gol).

Tendangan Lampard dari jarak sekitar 23 meter meluncur keras ke arah tengah gawang Jerman yang dijaga kiper Manuel Neuer. Bola melesat dengan cepat langsung ke arah Neuer yang berada sekitar 1,5 meter di depan gawangnya, bola naik tinggi dan tidak bisa ditahan Neuer.

Bola keras tendangan Lampard langsung menusuk ke tengah mistar gawang Jerman, dan ketika terpental jatuh di belakang garis gawang dan Neuer yang loncat tinggi mencoba menahan bola juga terjatuh dengan punggungnya.

Setelah memental dari mistar, bola jatuh sekitar 1 meter di belakang garis gawang, memantul ke luar di atas Neuer yang langsung mengambil bola dan menendang jauh seolah-olah tidak ada gol.

Dan ”gol hantu” pun terulang dalam ”pertempuran bola” kedua musuh bebuyutan ini. Wasit Jorge Larrionda asal Uruguay, dari posisinya, tidak bisa melihat bola tendangan Lampard masuk melewati garis gawang, termasuk penjaga garis Mauricio Espinosa. Ditambah gaya Neuer seolah tidak terjadi gol, lengkap sudah malu dan penderitaan Inggris.

Detik-detik ”gol hantu” dari kaki Lampard ini secara jelas terekam dalam video tayangan teve di seluruh dunia dan menjadi pergunjingan yang tidak ada habis-habisnya. Karena, ”gol hantu” Lampard seharusnya mengubah kedudukan 2-2 dan seharusnya mengubah pertempuran bola kedua kesebelasan tersebut.

”Gol hantu” Inggris-Jerman bukan pertama kalinya terjadi. Gol yang sama terjadi tahun 1966, pemain Inggris, Geoff Hurst, langsung menendang ke arah gawang Jerman dan bola mengenai mistar. Pertandingan yang berlangsung di Wembley, London, menjadi kontroversi memenangkan Inggris 4-2 atas Jerman, tidak pernah terbukti apakah bola melewati garis gawang.

”Gol hantu” yang menyulut pergunjingan paling lama adalah ketika Inggris berhadapan dengan Argentina tahun 1986 di Meksiko. Diego Maradona pada menit ke-51 dinyatakan ”mencetak gol” melalui apa yang disebut ”tangan Tuhan” ketika ia menggunakan tangannya meloncat tinggi menepis bola ke arah gawang Inggris yang dijaga Peter Shilton.

Penggunaan teknologi

Seperti pada Piala Dunia sebelumnya, persoalan teknologi garis gawang kembali dipersoalkan dan dituntut untuk digunakan dalam pertandingan. Melalui layar teve yang sekarang menjadi semakin lebar di rumah-rumah, disertai kemajuan teknologi definisi tinggi, pertandingan Piala Dunia 2010 sebenarnya bukan lagi antarkesebelasan, melainkan antarpenonton di rumah dan antarpendukung di bangku stadion.

Penyelenggara Piala Dunia 2010 FIFA pun masih tetap tidak ingin sepak bola dirasuki kemajuan teknologi, seperti halnya pada pelatih kesebelasan melarang para pemainnya menggunakan Twitter untuk berkomunikasi dengan penggemar mereka. Banyak teknologi yang bisa digunakan dalam pertandingan sepak bola.

Pilihan yang tersedia, selain tayangan ulang hasil rekaman video definisi tinggi, yang juga ditayangkan kepada penonton di stadion, bisa juga menggunakan teknologi disebut Hawk-Eye yang digunakan dalam pertandingan kriket dan tenis. Teknologi yang menggunakan kamera sangat kecil ini bisa dipasang di gawang dan menghasilkan rekaman video definisi tinggi (HD), gerak lambat, dan kemungkinan juga dalam tiga dimensi (3D).

Dalam Piala Dunia sebelumnya, FIFA sudah diusulkan menggunakan bola yang ditanam cip mikro buatan Adidas yang disebut Jabulani. Bola dengan cip mikro di dalamnya secara cerdas mampu mengikuti bola yang ditendang- tendang ke sana kemari oleh para pemain, dan mengikuti lokasi dan posisi bola di dalam lapangan.

Persoalannya, pertandingan akbar sepak bola Piala Dunia 2010 tidak melulu pada goal-line technology. Tetapi, pada dinamika sepak bola yang tidak hanya melibatkan emosi 22 pemain yang mengejar bola, tiga wasit yang mengawasi, dan ratusan penonton di seluruh dunia.

Sepak bola adalah seni, kata para pengamat dan pencandunya. Kalau Neuer jujur menyatakan bola melintas garis gawang, persoalannya bukan teknologi. Kalau wasit berada di posisi yang tepat melihat bola masuk gawang, persoalannya juga bukan teknologi. Persoalannya adalah hantu, manusia, dan sepak bola. (RLP)

Tuesday, June 29, 2010

Ini Yang Saya Rasain

Saya kesel sekarang. Sangat kesel. Yah karena keluarga saya (lagi)

Mungkin karena peranteman waktu itu adik saya sadar. Sadar akan batas yang harus dia lewati dan batas yang harus dia jauhin. Yang paling penting dia sadar kalo saya bisa marah dan ngomong kasar.

Dan kakak saya. Saya ga ngerasa punya kakak karena memang gitulah adanya. Dan dari sekarang ini saya ngerasa ga punya masalah sama kedua saudara saya itu.

Orang tua saya. 

Saya masih tertekan sama tuntutan IPA yang papa kasih sama saya. Apalagi FK yang saya sebut kependekan dari FucK. Ya, saya masih benci sama ayah saya.

Dan apalagi sekarang? SAYA INGIN MUTASI,!!!

Papa saya yang pertama janjiin buat pindah dari sekolah ini setelah satu semester. Dan satu semester itu done. Dan manaaa?! papa bilang sekolah itu ga nerima mutasi 1 semester. Saya SMA NJING,!!! saya tau tentang pendidikan. Tau banyak. Dan saya pura2 bodoh waktu itu. Saya ngalah. Mungkin ayah saya emang terlalu miskin buat ngasih hartanya sama saya. Beda ceritanya kalo buat dua sodara saya.

Dan saya tanya sekarang. Ayah saya selalu mindahin topik. Buat saya ingin kabur lagi dari sini. SEKARANG,!!!!

Saya emang ga pernah betah sama keadaan orang di rumah saya. Tapi saya *mungkin* cukup betah sama keadaan hartanya.

SAYA BENCI AYAH SAYA,!!!

Terserah orang bilang kalo tanpa babi itu saya ga bakal lahir. Tapi saya emang lebih baik milih ga lehir sama sekali daripada saya terlahir cacat batin kaya gini. SAYA JUGA BUTUH PENGERTIAN,!!!!

Dan kamu tau kalo wanita itu lebih sensitive akan segalanya. Termasuk sensitive akan datangnya STRESS dalam diri saya.

Saya ga tau harus gimana. Harus ngapain dan Harus pikir apa tentang masa depan saya. Saya paling peduli akan sesuatu itu. Dan kalo ada sesuatu yang ga ngaruh sama masa depan saya, SAYA GA MAU TAU,!!! karena cuma hal itu yang saya peduliin. DAN PAPA RUSAK SEMUANYA,!!!

Saya ga akan pacaran sampe saya dapetin apa yang saya tetapin jadi tujuan. Karena saya peduli. Karena di sanalah turunan saya akan hidup dengan batin yang jauh lebih sehat daripada saya.

Saya benci kamu dan kamu,!!! Kamu yang udah saya pinjam perutnya selama 9 bulan dan kamu yang udah nyumbangin spermanya dalam pembuatan saya. SAYA BENCI,!!!


My life my colour, merah karena saya sangat marah.

Saturday, June 26, 2010

Disgust feelin'

Ya Allah, saya kesel bangetlah sama perasaan saya ini. Terserah orang mau ngatain saya apa tapi beginilah sebenernya prasaan saya. 

Ketika dia panggil saya dengan sebutan yang seharusnya dia bilang sama seseorang yang lahir dalam satu rahim setelahnya. Saya kesel prasaan itu dateng lagi. Dan gimana sama pacar? Hhahaha, saya ga tau. Mungkin dia bisa terima kalo saya kadang main hati.

Dia, wkakaka. Seharusnya saya ga cerita tentang ini. Tapi orang yang galak kaya saya kadang juga ingin so sweet :p

Dia yang mengatasi kemanjaan sya. Walaaaah, dia buat saya makin betah punya sifat itu. Dandia emang ga bisa manis. Dia teuk2 saya kalo saya emang lagi ketakutan. Dan saya ngerti makna itu tanpa dia harus bilang apa. Dia yang ga pernah akur sama saya. Dan hal ini ngingetin saya sama kisahnya miiko sama tappei. Mungkin gitulah sekarang.

Kadang saya benci sama dia. Dan kadang saya rasa kalo dia satu2nya orang yang bisa nyeka air mata saya dengan siratan. Saya suka dia? Hhahahaha mungkin??

Saya ga bisa akui itu karena seseorang yang kasih saya dua kesempatan itu datang lagi.

Dan kamu bikin saya betah maiin ke 26 *satu2nya clue buat yang baca ini (mun paduli)*

Dan huruf a itu memang huruf yang mencakup ribuan cerita saya. Tawa, tangis, marah. dan cinta...

Wednesday, June 16, 2010

SAYA GA BETAAAAAAH,!!!!

Saya ga pernah betah hidup di rumah ini. kaya gimana saya ga pernah betah idup di dunia ini. ANJRIT saya benci kalian. Ya, kalian yang orang bilang keluarga saya. Pencurian, diskriminasi, apa itu lumrah dalam suatu keluarga?

Ketika kedua orang tua saya pergi tanpa beritahu kemana sampai selarut itu. Ya bodo amat saya. Apa mereka ga peduli sama keadaaan rumah? Dan ketika saya yang ngelakuin itu mereka selalu marah sama saya. Dengan alasana saya cwe blablabla. Mau di kemanain emansipasinya? Saya juga punya hak yang sama dalam berbagai aspek. ANJRIT saya kira kalian ga pernah seneng kalo saya seneng!

Dan seseorang yang lahir setelah saya. Hanya seseorang. Dan mungkin saya ga akan kenal sama ORANG ITU kalo saya ga serumah sama dia. Yang selalu ingin menang sendiri dan selalu ingin diminta belas kasihan dengan alasan 'saya bungsu'. Teu paduli anjing maneh rek bungsu atau naon oge! mun pikakeheuleun maneh angger pikakeuheuleun di hareupeun aing. TEU AYA DISKRIMINASI.

Ya mungkin saya pembangkang. Tapi itu kan yang kalian ajarin sama saya. Kalian yang saya maksud kalian yang orang bilang orang tua saya. Tapi saya ga terlalu terpengaruh apa kata orang. Saya masih terima kalo pasangan pembuat saya itu bukan kalian. KARENA SAYA PUN MUAK DI SINI,!!!

Kalian ga pernah ngajarin buat minta maaf. Buat jadi ksatria. Dan jadi inilah saya. Jadi sesuatu yang kalian ajarin. Yang kalian didik sesuai standar kebaikan kalian sendiri. Bukan standar KOMNAS perlindungan anak.

Saya masih inget ketika beberapa bagian badan saya memar. Beberapa darah kalian buat itu keluar. Seolah-olah kalian ngajarin : Tong asa-asa ka nu leuleus,! mun ngarasa bener, Babuk wehh nepi maneh meunang naon nu dipikahayang. Itu kan yang kalian mau?!

Setiap orang punya kekebalan emosi yang beda. Punya kekebalan batin yang beda. Dan kalian ga pernah sadari kalo yang ada pada dalam diri saya rapuh. Ga usah sadarlah! Karena saya juga tau kalian ga ingin sadari itu.

Kadang saya frustasi. Katika masalah di keluarga datang bersamaan dengan masalah sekolah di belakangnya. Dan ini terjadi lagi. Cara pelampiasan stress tiap orang beda-beda. Gitu juga sama saya.

Mungkin saya akan lebih brutal dari sebelumnya...


*my life my colour, merah, karena saya marah ..

Sunday, June 13, 2010

Ini Indonesia Saya

Indonesia. Kadang saya bangga berada di dalamnya dan kadang saya sangat ngutuk siapapun yang ada di dalamnya walaupun saya termasuk itu. Indonesia.

Saya ga tau apa-apa tentang Indonesia. 
Yang saya tau Indonesia itu negara paling korup ke 2 di dunia setelah Nigeria. 
Yang saya tau Indonesia negara dengan kejahatan tertinggi ke-3 di dunia setelah Africa dan Africa Selatan. 
Yang saya tau Indonesia itu negara paling Miskin ke-4 setelah Ethiophia, Zimbabwe dan India. 
Yang saya tau Indonesia itu negara paling kaya sumber daya alamnya setelah Saudi Arabia.
Yang saya tau Indonesia itu pengirim tenaga kerja terbanyak di dunia.
Saya emang ga tau apa-apa. Indang-undang dasar aja saya ga hafal isinya.

Dari hal yang saya tau di atas, Indonesia selalu di atas 5 besar dari ranking seluruh dunia. Kudu bangga teu sih?

Saya ingin bilang sama anda hey orang yang mimpin Indonesia. Siapapun anda.

Saya ingin bilang, kenapa lebih diutamain pembangunan fisik daripada mental? Lagian fisik Indonesia itu belum apa-apa di banding negara lain yang lebih ngutamain mental. Indonesia masih banyak orang yang miskin. Naha pemerintah teh hayooooooh weh ngabangun jalan layang, pelabuhan ini itu, bangunan pencakar ini itu. Da nu matak di nilai ku negara lain mah lain bangunanna mun rakyatna mariskin mah!

Huuufth, Pembangunan moral. Ya, harusnya itu yang lebih diutamain di sini. Liat tuh Malaysia. Dulunya mereka lebih bawah dari kita. Kenapa sekarang lebih maju dari kita? Dan guru saya bilang karena Malaysia ngutamain pembangunan moral daripada fisik.

Saya fikir kalo pembangunan fisik itu bakal berdiri sendiri kalo mentalnya udah di bangun.

Dan kadang saya ga habis pikir sama cara pikir orang-orang yang punya pengaruh di Indonesia. Sampe dokter sekalipun.

Semua orang mungkin udah tau kalo Indonesia masuk dari 5 besar negara termiskin di dunia. Tapi taukah kalo obat generik indonesia adalah obat TERMAHAL di asia. Moral macam apa orang yang ngurusinnya?

Malu. Sangat malu. Ya saya ga tau kenapa malu sama keberadaan saya di negara ini. Mungkin karena mantan saya orang malaysia (ngaruh te? hhaha)

Saya heran, '' gimana cara pikirnya para pejabat?'' kenapa indonesia ga ngolah sendiri sumber daya alamnya. Saya pikir kalo beli alat buat ngolahnya mungkin bakal lebih murah dari pada kita nyuruh ngolah tapi hasilnya kita cuma dapet bagian dari mereka. Bukan mereka yang kasih bagian dari kta.

Sudahyah. Saya mau shalat. Nanti tak lanjut argumen tentang Indonesianyah.. :p

Monday, June 07, 2010

Menggambar Rasulullah Sumber: Juman Rofarif*

Tidak ada nash Al-Quran (dan hadis) yang secara tegas dan pasti melarang visualisasi sosok Rasulullah, paling tidak yang saya ketahui. Yang ada (dalam hadis) adalah bahkan deskripsi tentang fisik beliau. Dalam beberapa hadis yang diriwayatkan Imam Bukhari, Imam Muslim, Imam al-Tirmidzi, dan Imam Ahmad ibn Hanbal, sosok Rasulullah digambarkan memiliki wajah tampan; matanya belo dengan hitam mata yang pekat dan putih mata yang bersih, bulu mata yang lentik, dan tampak seperti selalu memakai celak, padahal tidak; berjenggot lebat; memiliki dada yang bidang dan bahu yang tegap; berkulit bersih; lengan dan kakinya tampak kokoh; postur tubuhnya proporsional, tidak terlalu tinggi, juga tidak terlalu pendek; tegap jika berjalan; jika ada yang memanggil, ia akan menengok dengan menghadapkan seluruh tubuhnya.

Pendek kata, Rasulullah adalah sosok gagah. Tongkrongan-nya berwibawa. Secara fisik, ia ideal, tak memiliki cacat yang memungkinkan itu menjadi bahan olok-olok orang-orang yang memusuhi dan menentang risalah yang ia dakwahkan. Sebab, sebagai risiko orang yang melawan arus, cacat fisik atau cacat moral sekecil apa pun pada dirinya bisa dibesar-besarkan sebagai alat propaganda untuk pembunuhan karakter agar orang-orang menolak risalahnya.

Dalam hadis yang diriwayatkan Imam Tirmidzi, salah seorang sahabat bernama Jabir ibn Samurah menggambarkan pesona Rasulullah, “Malam itu begitu cerah. Kulihat Rasulullah menyelimuti diri dengan jubah merah. Lalu, kutatap bulan ... menurutku Rasulullah lebih menawan.”

Kita bisa membayangkan sosok Rasulullah dengan deskripsi di atas. Menghadirkannya di dalam pikiran dan menghayatinya di dalam rasa. Namun, sesekali mata ini seperti selalu rindu rupa. Penasaran. Sebagaimana Musa yang penasaran dengan sosok Tuhan, ingin melihat-Nya dengan mata telanjang, setelah ia mendengar suara-Nya secara langsung. Kita tahu, Musa adalah satu-satunya nabi yang disebut Al-Quran bisa bercakap-cakap secara langsung dengan Tuhan.

Kala Musa datang untuk bermunajat pada waktu yang telah ditentukan, dan Tuhan berfirman secara langsung kepadanya, Musa meminta, “Tuhan! Tampakkanlah diri-Mu agar aku bisa melihat-Mu.” Tuhan menjawab, “Sama sekali kau takkan sanggup melihatku.”

Tuhan menegaskan kata-kata-Nya. Ia meyakinkan agar Musa memikirkan ulang permintaannya itu.

“Kaulihat bukit itu … Jika ia kokoh di tempatnya, kau akan melihat-Ku.”

Bukit itu hancur lebur saat Tuhan hendak menampakkan diri di sana. Musa jatuh pingsan. Setelah siuman, Musa berkata, “Mahasuci Engkau! Aku bertobat kepada-Mu. Aku orang yang pertama-tama beriman.”

Kalimat italic di atas adalah isi ayat ke-143 dari surah al-A‘râf [7]. Dari ayat itu, jelas, bukan Allah tidak mau dan tidak mampu memperlihatkan diri untuk Musa, melainkan Ia terlalu perkasa untuk dilihat mata.

Di luar alasan itu, kita bisa memetik hikmah dan kebijaksanaan di balik penolakan Allah mewujud secara kasat mata di depan Musa itu. Sungguh tak terbayang jika saat itu Allah luluh oleh kerinduan Musa, memenuhi permintaannya untuk menampakkan diri. Kemudian, Musa merekam dalam ingatannya wajah Allah yang pernah tampak itu. Lalu, dari tutur Musa tersebar informasi deskripsi wajah Allah di tengah umat, turun-temurun kepada umat selanjutnya, selanjutnya, dan selanjutnya hingga masa sekarang kita ada. Lalu, berdasarkan deskripsi tentang Allah dalam kata-kata, seseorang menerjemahkan Allah ke dalam rupa. Menggambar-Nya. Mencetak gambar-Nya, membelikan bingkai untuk gambar itu, lalu memasangnya di dinding rumah. Di bawah gambar itu tertulis: “INILAH WAJAH ALLAH BERDASARKAN DESKRIPSI YANG DITERIMA SECARA TURUN-TEMURUN DARI NABI MUSA”. Setelah dimangsa masa, gambar berbingkai itu lusuh. Seseorang yang religius akan mengatakan, “Sudah waktunya mencetak gambar-Allah baru untuk menggantikan gambar-Allah yang lusuh itu.” Seseorang religius yang buta akan menangis menyesali kebutaannya karena tidak bisa melihat wajah Allah dalam gambar.

Allah Mahasuci dari semua itu. Ia Mahabijaksana saat menolak permintaan Musa. Ia tak memilih hadir dalam rupa, tetapi dalam rasa, dalam jiwa, tak terpaku pada deskripsi dan simbol sehingga memungkinkan siapa pun untuk menghayati-Nya secara personal sesuai dengan kedalaman jiwa masing-masing.

Mahabijaksana Allah yang tak memajukan era digital ke masa Muhammad, saat orang bisa mengambil gambarnya dengan kamera sebagai kenang-kenangan untuk anak-cucu yang mungkin terlahir setelah Muhammad meninggal. Jika saja itu terjadi maka yang paling patut dikasihani adalah anak-cucu pecinta-Muhammad yang memiliki penglihatan kurang baik atau anak-cucu pecinta-Muhammad yang telah rabun karena tua. Bukankah setiap pecinta selalu ingin melihat orang yang dicintainya? Bagaimana jika ternyata ia memiliki penglihatan yang tak memadai untuk itu?

Maka, biarkanlah Rasulullah hadir dan hanya tergambar di jiwa: yang buta dan yang sehat mata akan selalu bisa menjumpainya, di mana pun, kapan pun.

Allahumma shalli ‘alâ sayyidina Muhammad!

* editor penerbit zaman


Di paste dr note a ginan

Saturday, June 05, 2010

Maaf Dan makasih senior sesion

Hari ini hari terakhir belajar di kelas yah? Saya ga bisa sedih iih, kenapa yah? Saya bengong aja liat kalian atau mereka pada nangis di jam piket tadi. Bukan karena saya ga punya hati. Saya lagi riweuh hey... Dan akhirnya tugas Olahraga itu beres jugaaaa.. :)

Okeh, saya ingin bilang maaf dan makasih. Buat siapa yah? Buat Kalian semua. Siapa yah dari awal? Okeh, Saya acak dari yang saya inget yaah.. :) Kalian tau kan saya pendiem. Jadi saya tulis aja...

First of all, saya ingin bilang makasih buat Lilis. Makasih udah ana repotin. Contekin ini-itu. Buat lilis ribet di bangku karena barang bawaan saya selalu 8juta kali lebih banyak. Makasih udah baik sama saya. Makasih buat semua repotannya. Dan Makasih buat segalanya. Maaf kalo ana repotn terus. Maaf ana galak. Dan maaf. maaf.

Makasih buat Novi, makasih udah saling mutualism dlm tgs (kdang sy parasit.. :p). Makasih Buat khansa. Makasih udah mau jadi temen sebangku saya sesemester. Makasih udah bikin saya repot dan ngerepotin kamu. Makasih yaa.

Makasih buat Irra. Makasih udah bikin saya kesel kadang-kadang tapi selebihnya kamu lucu koq, (huhhhahaha). Makasih yah ra. Makasih buat Yasinta. Makasih udah jadi temen sekelas saya yang sangat baik. Kapan ya saya bisa kaya kamu?

Makasih buat Ajenk sama puspa sama neneng sama vka. Makasih udah bawain kue pas saya ultah. Makasih udah kasih saya kado dulu. Makasih udah bikin saya mikir.

Mkasih buat indri. Maaf sering berantakin rumah kamu. Makasih yah. Kapan-kapan saya berantakin lagi ahhhhh.. *autisss

Makasih buat derini. tanpa kau, tak terbayang betapa indahnya kelas x-9 dengan sampah berserakan. Kalo guru dibilang pelita dalam gulita, saya bilang kamu sapu di tempat kotor (apa sih anaaaa)

Makasih buat Oyon sama lina sama aini. Tanpa kalian, saya ga akan seautis ini. Kalian buat saya ga autis sendiri, makasih yaah, kalian emang LIAR,!!! hhahaha Kapan kita autis bareng lagi heyyy..

Makasih buat resti. Kamu juga temen yang baik yang saya kenal. Semoga kamu bisa memperbaiki diri yaah.. :)

Makasih buat dina, sama azmi. Kalian pasangan yang tak tergoyahkan deh. Makasih udah anggap saya temen. 

Makasih buat tiwi, inggit, sama selvi. Maaf ga ngajak jalan kalian waktu itu. Kalian buka mata hati saya (lebaay). Kalin yang ga sempet saya traktir, kapan-kapan saya ingin traktir kalian lah. Maaf salah saya sama temen-temen kalian waktu itu. Udahlah jangan di bahas. Saya seneng punya kalian. Dan kalian itu lebih nyenengin dari yang saya tau sebelumnya. Makasih yah udah mau jadi temen saya.

Makasih buat racka. Makasih saya curhatin kadang-kadang. Maaf udah pukul racka yaah, saya bercanda. Tapi kadang bercanda saya nguli. Makasih yah udah minjemin hapenya buat main guitar hero. Makasih.

Makasih buat rahmat. Makasih udah bikin saya LEBIH MIKIR kalo ada tugas kelompok. Makasih udah bikin saya berusaha sabar, Makasih buat semuanya.

Makasih buat hasany. Makasih buat jagain piket di kelas saya. Makasih buat jadi temen saya yang kadang baaik. :p

Makasih buat ari. Makasih buat pulsanya. Udah berapa milyar yang saya abisin buat beli pulsa tapi koq ga pernah dapet bonus yah? Makasih yah ri.

Makasih buatIbnu, Munir, ijal, adit dp Oki sama acil. Yang kadang bikin saya ngurat karena kelakuan saya. Makasih yah udah bikin saya mikir kalo saya buat orang paling nyebelin di dunia. Ada orang yang lebih nyebelin dari saya. Yaitu kalian.

Makasih buat ahonk. Kamu koq pendiem banget yah? Makasih buat jadi orang yang baik dan udah jadi temen saya.

Makasih buat agung. Makasih buat bikin saya ketawa kalo kamu udah ngaku-ngaku bieber. 

Makasih buat Dhamar,helmy, . makasih buat jadi temen saya. 

Makasih buat gilas. Makasih udah bikin saya kesel waktu itu. Saya bakal bales. Tenang aja. Saya bakal bales! *ingt itu! hhaha

Makasih buat diddot. Makasih udah ngerjain tugas olahraga dua kali. Makasih udah jadi temen kelompok yang baik yang saya tau.

Makasih buat falah. Makasih buat solotannya di hari sabtu wktu ngerjain fisika. (setidaknya itu yang saya inget) makasih udah jadi temen diskusi tentang paud (diskusi = bahasa soapan dr gossip). 

Makasih yah buat kalian semua. Saya bakal kangen waktu-waktu nyontek bareng kalian. Waktu di marahin bu eli bareng kalian. Waktu hampir mati kebosenan karena pa yayat bareng kalian. Waktu sama sama mengutuk si imut. Waktu diskusi bareng. Waktu liatin ari di tendang sama pa tapip. Waktu riweuh bareng kalian di pagelaran. Waktu main remi di pelajaran dengan ada atau ga ada guru. Waktu bareng-bareng itu yang ga akan saya lupa...

Maaf buat semua dosa saya yah. Maaf ga ngomong langsung karena kalian juga tau saya pemalu. Makasih buat lucuan, keuheulan, tangisan, tawaan, atau bahkan cekukan sekalipun yang kalian kasih sama saya dan saya kasih sama kalian. 

Semoga kalian ga sombong kalau pisah nanti ... 

Thursday, June 03, 2010

Masih tentang kamu,!!!

ANJRIT,!!!! sangat bener-bener kesel lah saya sama kamu,!!! pasang stat ini itu mau minta suporter itu teh?! MANEH HAYANG NAON ATH BITCH,?!!

Kumaha sih cara pikir maneh teh? Hayangna naon? Mun rujit ka sayah tong pernah nganggep saya ada ath,!!! di bawa riweuh pisan sagala teh,!!!

Kayanya kamu emang ga pantes punya dosa yah. GA PANTES,!!! Sampai kamu nangis sama pundak mereka sambil bilang salah aku apa? salah aku apa? Kamu mati ajalah,! Kamu masuk surga tanpa di hisab,! KARENA KAMU SUCI,!!!

Saya ga pernah marah sama kalian. Saya juga ga pernah marah sama kamu. Saya cuma sedikit RUJIT sama kelakuan kamu. IIh, sugan teh nte jalma bageur,!!

Kamu mata-matain saya yang lagi ngomongin kamu emangnya saya ga sadar apa? Emangnya saya ga liat?!

Banyak hal yang ingin saya bentakin sama kamu,!!! Tapi saya tau gimana adat kamu. Saya emang ogois. Tapi saya masih punya hati. Setidaknya keegoisan saya ga nyakitin banyak orang yang hampir sekelas,!!!

Saya ingin cepet kelas 2 dong... Karena saya tau kamu ga akan pernah sekelas sama saya.

Ya kamu pinter, kamu cantik, kamu kaya blablabla... Saya tau mungkin kamu di atas kasta saya. Tapi saya ga pernah mikir tentang diskriminasi yang kamu lakuin ke banyak orang hey,!!


Dan saya sangat benci seseorang keadaannya sekarang...

Wednesday, June 02, 2010

Tentang di Kelas Sekarang

saya ga habis pikir sama cara pikir kamu. Kamu mauna naoon?! Selera orang itu beda-beda. Okeh kamu ejek selera saya yang jelek karena saya ngerasa gitu. Tapi ga seharusnya kamu ejek kan?! Ga salah lah kalo orang-orang di kelas cwenya jauhin kamu sama temen kamu waktu itu.

Bisik-bisik kamuu ngomongin saya. Terserah bilang saya geer atau apa. Kalo kamu ada di posisi sayaa juga segalanya akan terlihat esensial. Dan gitu juga sama saya sekarang. Itu yang saya rasain setidaknya saya punya perasaan. Saya ga tau sama kamu. Kamu punya perasaan atau ga. Saya ga tau. Di mata saya kamu masih jahat. Kalo israel bisa nyiksa secara natin, kamu bisa nyiksa secara batin. Jadi apa bedanya kamu sama israel. Ga ada kan?

Kamu mungkin ngerasa suci. Ga tau salah kamu apa. Apa ini apa itu. U really don't know. Itu bikin saya sangat benci kamu. Tambah benci kamu dan itulah keadaannya sekarang.

Kamu orang yang paling ngerti saya waktu itu. Paling baik di mata saya waktu itu di antara yang lain dari temen kamu yang kadang mengekslusifkan diri itu. Dan sekarang kayanya orang yang paling puas waktu saya nengisin sesuatu darii apa yang udah kamu lakuin sama saya.

Saya kesel sama perlakuan kamu sama saya. Cuma ini yang bisa saya lakuin. Saya ga bisa berbuat banyak. Saya ga bisa lawan mereka dan kamu. Karena saya muak. Muak sama kelakuan kamu yang kadang baik kadang nyebelin. Saya tau kamu juga kesel sama saya. Karena inilah saya kesel kamu juga.
Dan nama Impreth itu masih jadi nama awalan dari nama kalian di phonebook handphone saya...


*karena males ganti ...

Tuesday, June 01, 2010

SAYA GA MAU,!!!

saya ga mau jadi orang yang punya kerjaan cuma jadi ibu rumah tangga.

Saya ga mau jadi ibu-ibu yang nonton sinetron seharian.

Saya ga mau jadi ibu-ibu yang tukang gosip sambil nunggu anaknya di halaman sekolah.

Saya ga mau jadi ibu-ibu yang nyicil oriflame pk uang suami.

Saya ga mau jadi ibu-ibu yang ngabisin uang suami sama temen-temen arisannya.

Saya ga mau jadi ibu-ibu yang belanja jadi rutinitas tiap hari.

Saya ga mau jadi ibu-ibu yang gendong tas anaknya pas pulang sekolahnya.

Saya ga mau jadi ibu-ibu yang nyusahin suami dg rengekannya.

Saya ga mau jadi ibu-ibu yang selalu nunggu kedatangan suami karena uangnya di awal bulan.

Saya ga mau.

Saya GA MAUUU,!!!

Saya ingin jadi ibu yang mandiri. Miss independent. Yang punya kerjaan dan punya manfaat besar buat keluarganya. Yang bisa beli ini-itu sama uang sendiri. Yang ga nyusahin suami sama uangnya. Saya ingin bisa ngasih orang tua dg barang hasil keringet saya sendiri. Saya ingin punya penghasilan sendiri. 

Karena itu saya harus kerja. Saya harus punya tujuan. Saya harus bisa ngedapetin cita-cita saya. Saya harus pinter. Saya harus cerdas. Saya bisa! Mari kita belajar!


Hhahaha.. Sumpah geje ie mah .. :p

Cerita di sekolah hari ini

Kamu. Saya kesel sama kamu yang ikutan jadi mentor MOPD. Kamu pasti bakal ngeceng slah satu orang yang ada di sana. Ya, kamu akan suka salah satu orang di sana. Atau orang yang kamu mentorin sendiri. Orang itu akan manja sama kamu sambil bilang akang.

SAYA BENCI KAMU KARENA SAYA GA BISA BENCI KAMU,!!!

Saya sih ga apa-apa. Karena saya juga bukan salah seorang yang kamu cari mungkin. Kepribadian sama fisik saya sama sekali bukan hal yang kamu suka kan? Atau beberapa orang ga suka itu. Atau semua orang. Dan saya kadang ga habis pikir sama beberapa orang yang nyinggahin saya di hatinya.

Atuh iiiiiiih,!!!! kamu jangan ikutan osis,!!! kamu jangan aktiv di sana-sini,!!! kamu jangan ada yang tau,!!! Kamu DIEM,!!!

Saya ga tau harus bilang apa. Di depan mata saya sendiri kamu curhatin tentang pementoran itu sma seseorang yang kadang saya benci karena dia sangat deket sama kamu. Ya, U better with her. Kamu yang jadi pundaknya dia waktu dia nangis. Kamu kasih saran ini-itu apa saya ga tau HAAH,?!

Atuh iiiih,!!! Saya suka kamu, kamu sadar ga?! Dan kereras apapun saya lupain kamu, itu justru malah bikin saya lebih-ssuka-sama-kamu,!!!

Kamu bakal punya cerita kaya Khansa sama kang Hamid tapi dengan happy ending. Ya, cwe itu bakal nerima kamu. Kamu akan bahagia dan saya bakal nangis sedih.

Saya jealous waktu kamu jadi bahu waktu temen saya sedih. Saya ga suka itu. Karena saya ga terima itu. Oke, saya mungkin ga punya alesan yang bagus buat bilang kalo saya jealous. Saya ga bisa jelasin itu. Karena ini tersirat. Bukan tersurat.

PERGI KAMU DARI PIKIRAN SAYA,!!!

Seandainya memori di otak itu berupa file, Saya bakal bedah otak saya sendiri dan hapus file tentang kamu. File yang berawalan dari huruf A. File yang mungkin saya kasih warna pink kalo itu sesuai perasaan. File yang isinya kamu.

Berbagi Resep

Saya suka masak. Tapi untuk beberapa jenis makanan aja. Saya cuma suka bikin makanan manis yang basah. Kaya puding, coctail, atau apapun yang mencampurkan buah-buahan.

Ini adalah makanan favorit saya. Makanan yang selalu ada di kulkas saya. Dan makanan yang selalu nemenin insomnia saya. Dan saya namain makanan ini dengan...

Tropicanna Jell'O

 Bahan :
  • 5 potong Jelly dari loyang yang biasa (berbentuk bulat dan biasanya itu di jadikan cetakan agar atau kue bolu) 
  • 6 sendok makan yoghurt dengan rasa sesuai selera atau takaran sesuai selera juga.
  • 100gr nata de coco
  • 7 buah anggur yang di potong kecil-kecil menjadi 8 bagian dari setiap buahnya
  • 1 buah apel yang di potong dadu
  •  dan buah-buahan lain sesuai selera anda tapi biasanya saya cuma pake bahan diatas aja.
 Cara Membuat :
  • Cincang jelly yang telah di siapkan dengan pisau. (Kalo susah dapet jelly, bisa bikin aja dari nutrijell) Hasil cincangan tersebut sisihkan.
  • Potong semua jenis buah yang tersedi dan simpan di mangkuk.
  • Campurkan semua potongan buah dan cincangan jelly dalam mangkuk tersebut dan aduk sampai semuanya tercampur.
  • Masukan yoghurt ke dalamnya dan aduk kembali hingga semua tercampur dengan rata.
  • Masukan ke dalam freezer sampai sekitar 1 jam hingga membeku di bagian atasnya saja.
  • Setelah di ambil dari freezer, Tropicanna Jell'O siap di sajikan :p 

Gampang kan? Dan sehat. 

Yoghurt mengandung prebiotik untuk memperbanyak jumlah bakteri baik sehingga kita ga gampang kejangkit sama virus.

Jelly mengandung serat yangdapat melancarkan buang air besar dengan hanya membuang sisa sampah tanpa membawa vitamin melalui feces.

Buah-buahan tentu aja mengandung vitamin. Dan vitamin itu pasti kamu tau apa kandungannya. Kalo ga tau cari tau yaah .. :p

Yuuu ahh, semoga bermanfaat. :) 

Something That U Really Never Know

Hhahahaha .. Ga tau saya harus seneng atau kesel. Tapi mungkin saya harus seneng aja deh. Mengingat saya itu emang ga pernah ngerasain seneng.

Gimana awalnya? Saya ga bisa tulis sesuatu yang bagus. One Upon a time? One day? Apapun itu.. Itu terjadi di hari ini...

Saya tanya sama Budi. Zerry itu yang mana? Itu yang Shanty keceng. Budi bilang yang itu dan kamu ada di sebelahnya. Di sebelah Budi. Kamu bilang, Ooh, yang itu, kalo kecengan Sari siapa? Dan Budi nyebutin jawabannya. Dengan volume setengah berbisik mereka bicara.

Dan kamu tanya. ''Kalo yang di sebelah kamu ngecengin siapa?'' Heyheyheeeeey,!!!! Saya denger itu saudara-saudara,! Dan Budi bilang X-* tapi saya langsung cubit dia. Isyarat supaya dia ga ngelanjutin omongannya. Dan kamu bilang, '' Oh, sepuluh delapan, nke urg teang,''

Hhahaha .. teang? for what? Ga penting juga buat masa depan kamu. Ingin saya nyeletuk, '' kecengan saya itu kamu,'' Tapi najis bangetlah saya terlalu drama queen kadang-kadang.

Kenapa saya ga nyeletuk padahal kadang saya itu autis? Karena saya ga terlibat dalam pembicaraan itu. Karena saya sadar mereka lagi bicara tanpa saya. Saya ingin tau. Kamu sadar ga sih saya cubit Budi? Kamu sadar ga sih saya denger itu? Saya ingin kamu .. Hhahaha *potongan naskah mana yah itu? :p

*untuk keamanan, nama di samarkan...


Dan sesuatu yang lain yang ingin saya tulis ...

Ternyata berpindah ke lain hati itu ga gampang. Gitupun sama benda. Saya susah banget buat pindah dan bikin blog baru di tempat yang udah saya sering tempatin ini. Walaupun saya punya tekad buat ganti, tapi kayanya saya ga bisa.

Okeh, beberapa orang mulai tau blog saya ini. Beberapa orang sms saya dan tanya, '' alamat blog kamu apa na?'' Itu sama aja kaya pertanyaan, ''kamu naro diary yang tanpa kunci itu dimana na?'' Dan saya sadar ada yang ingin tau isi blog ini setelah ajeng ekspose itu di notenya. Bodo amat. Saya ga peduli mereka yang baca blog saya ini. Saya cuma kasih tau alamat blog sama orang yang ingin saya curhatin. Dan kalo mereka bukan termasuk itu, mereka cuma orang ga ada kerjaan yang ingin tau urusan orang lain...